Jakarta : Dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., memberikan sambutan yang menggugah dalam forum kerja bersama Pokja Humas PTKIN se-Indonesia. Ia menekankan pentingnya kerja aktif, sistemik, dan kolaboratif untuk mengangkat citra dan peran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di tingkat nasional maupun global. Jumat, 02/05/2025

“Kita harus serius menginformasikan dan menggaungkan PTKIN ke seluruh penjuru dunia. Jangan setengah hati. Ini bukan hanya soal institusi, tetapi tentang masa depan pendidikan Islam yang maju dan mendunia,” tegas Prof. Masnun di hadapan para pegiat kehumasan.

Beliau juga memberikan apresiasi atas gerak aktif Pokja Humas yang selama ini terus berinovasi dalam menyampaikan informasi dan membangun citra positif lembaga. Namun, menurutnya, perjalanan promosi PTKIN masih panjang dan penuh tantangan, sehingga membutuhkan semangat yang terus menyala.

“UM-PTKIN adalah momentum penting. Kita harus tampil optimal. Jangan sampai promosi hanya berisi foto rektor, tapi sajikan juga keunggulan, inovasi, dan nilai-nilai khas dari masing-masing PTKIN. Itulah yang membuat publik tertarik dan percaya,” tambahnya dengan penuh motivasi.

Dengan nada optimistis, Prof. Masnun mengajak seluruh tim humas untuk senantiasa bersinergi, menyatukan langkah, dan bekerja secara struktur, sistemik, dan masif. Ia menekankan bahwa kekuatan komunikasi publik tidak hanya terletak pada media sosial, tetapi juga pada narasi, konsistensi, dan nilai yang dibawa.

“Branding bukan pekerjaan satu malam, melainkan menjadi perjuangan kolektif yang harus diupayakan terus-menerus, penuh dedikasi dan strategi,” tuturnya

Sambutan ini bukan hanya pesan, tetapi juga suntikan semangat bagi seluruh pejuang kehumasan PTKIN: bahwa masa depan ada di tangan mereka yang bekerja sungguh-sungguh, berpikir kreatif, dan percaya bahwa pendidikan Islam layak bersinar di panggung dunia. Pokja@Humas