
MATARAM: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berdaya saing global melalui penguatan jejaring akademik internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Diskusi Dosen Lintas Disiplin bertema “Pathways to International Recognition: Advancing Collaborative and Impact-Driven Research” yang menghadirkan dua akademisi dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang FTK UIN Mataram ini menghadirkan Prof. Dr. Azman bin Che Mat dan Prof. Madya Dr. Azarudin bin Awang sebagai narasumber. Forum tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus memperkuat peluang kolaborasi riset, publikasi ilmiah, dan pengembangan jejaring akademik antara FTK UIN Mataram dan UiTM Malaysia.
Dekan FTK UIN Mataram, Prof. Dr. H. Maimun, M.Pd., mengatakan bahwa internasionalisasi perguruan tinggi bukan hanya tentang meningkatkan peringkat atau jumlah publikasi, tetapi membangun budaya akademik yang berkualitas dan kolaboratif.
“Pengakuan internasional tidak lahir secara instan. Ia dibangun melalui konsistensi menjaga mutu, keberanian berkolaborasi, dan kemampuan menghasilkan riset yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap forum ini menjadi awal lahirnya kerja sama akademik yang lebih luas antara FTK UIN Mataram dan UiTM Malaysia,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini menuntut dosen untuk membangun penelitian lintas disiplin dan lintas negara agar mampu menghasilkan solusi yang relevan terhadap berbagai persoalan global.
Dalam paparannya, Prof. Dr. Azman bin Che Mat menjelaskan bahwa universitas bereputasi dunia dibangun melalui budaya riset kolaboratif. Menurutnya, penelitian yang berkualitas harus mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Prof. Madya Dr. Azarudin bin Awang menekankan pentingnya membangun jejaring internasional melalui penelitian bersama, konferensi ilmiah, publikasi bereputasi, dan pertukaran akademisi. Ia menegaskan bahwa reputasi global lahir dari konsistensi menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan berdampak.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari dosen FTK UIN Mataram mengenai strategi menembus jurnal internasional, membangun kolaborasi riset, serta peluang kerja sama akademik dengan perguruan tinggi di Malaysia.
Melalui kegiatan ini, FTK UIN Mataram menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi. Sinergi dengan UiTM Malaysia diharapkan menjadi langkah strategis dalam menghasilkan riset bereputasi global yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat.


