Mataram: Tak ada mimpi yang terlalu tinggi jika kamu berani melangkah. Tak ada masa depan yang tak mungkin digapai jika kamu percaya pada dirimu sendiri. Empat hari lagi, gerbang menuju UIN Mataram lewat jalur UMPTKIN akan ditutup. Dan mungkin, di sinilah titik awal perubahan hidupmu dimulai. Sabtu, 24/05/2025

Hari ini, UIN Mataram menyerukan ajakan penuh semangat kepada seluruh calon mahasiswa di Indonesia: Jangan tunggu nanti. Pilih sekarang. Bergerak sekarang. Karena yang berani memulai, adalah yang akan sampai di garis akhir.
“Jangan ragu dengan mimpimu. Kami di UIN Mataram percaya bahwa setiap anak bangsa berhak mendapatkan pendidikan terbaik. UIN Mataram adalah tempatmu bertumbuh, bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai manusia yang utuh,” ujar Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag.
UIN Mataram, Kampus Impian yang Kini Jadi Pilihan Ribuan Orang, Tahun ini, UIN Mataram menorehkan prestasi membanggakan: menjadi kampus paling diminati peringkat ke-5 dari 58 PTKIN se-Indonesia. Ini bukan kebetulan, tapi buah dari konsistensi, inovasi, dan semangat melayani pendidikan yang bermutu tinggi.
Di kampus ini, kamu akan dibekali ilmu agama dan ilmu umum, dibimbing oleh para dosen profesional, disiapkan untuk menghadapi tantangan masa depan dengan karakter kuat, pemikiran kritis, dan nilai spiritual yang kokoh.

Jangan Biarkan Keraguan Merampas Kesempatan, banyak yang hebat, tapi hanya yang berani mengambil keputusan yang akan melangkah lebih jauh. Kesempatan tidak akan menunggu. Empat hari ke depan adalah waktu krusial untuk menentukan langkah hidupmu.
Segera daftar di: https://um-ptkin.ac.id, Penutupan jalur UMPTKIN: Empat hari lagi!
“Kalau kamu serius ingin mengubah hidupmu, UIN Mataram adalah titik tolak terbaikmu. Jangan tunggu nanti. Lakukan sekarang. Bukan karena mudah, tapi karena kamu layak mendapat yang terbaik,” tegas Prof. Masnun.
Pilih Jalanmu Hari Ini, Karena Esok Bisa Terlambat, banyak yang bermimpi, tapi hanya yang bertindak yang akan sampai. UIN Mataram bukan hanya kampus—ini adalah ladang peluang, ruang pertumbuhan, dan medan perjuangan menuju masa depan yang lebih baik. Adita@Humas


