Mataram: Suasana hangat mewarnai pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2025 Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Ribuan mahasiswa baru disapa langsung oleh dua tokoh penting Kementerian Agama RI, yakni Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag. dan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. Rabu, 27/08/2025

Sapaan keduanya secara daring menjadi momen istimewa bagi 3.624 mahasiswa baru yang akan menjalani PBAK selama tiga hari ke depan. Tidak hanya memberi sambutan formal, tetapi juga menyampaikan pesan inspiratif yang merangkul mahasiswa baru untuk menapaki dunia akademik dengan penuh semangat.

Dalam arahannya, Prof. Suyitno menegaskan bahwa mahasiswa baru UIN Mataram adalah bagian penting dari generasi emas Indonesia 2045. Ia mengajak seluruh peserta PBAK untuk menjadikan kampus sebagai ruang pengembangan potensi diri, memperkuat karakter, serta menumbuhkan daya saing global.

“Generasi emas yang kita cita-citakan hanya akan terwujud jika adik-adik mahasiswa tekun belajar, menjaga integritas, dan terus mengasah kemampuan. Moderasi beragama, inovasi, dan kolaborasi lintas disiplin adalah kunci menghadapi tantangan global,” pesannya.

Sementara itu, Prof. Sahiron mengingatkan mahasiswa baru untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan spiritualitas dan kepekaan sosial. Menurutnya, tantangan era digital menuntut mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan memiliki kepedulian pada lingkungan sekitar.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian langsung dari pejabat Kemenag RI. “Kehadiran Dirjen Pendis dan Direktur PTKI memberikan semangat baru bagi mahasiswa UIN Mataram. Ini bukan sekadar sambutan, tetapi bentuk nyata dukungan Kementerian Agama dalam membentuk generasi unggul dan berdaya saing,” ungkapnya.

PBAK 2025 diharapkan tidak hanya menjadi forum pengenalan budaya akademik, tetapi juga awal perjalanan intelektual dan spiritual mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar UIN Mataram sekaligus agen perubahan bangsa. Adita@Humas