MATARAM – UIN Mataram kembali membuka peluang besar bagi generasi muda Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui delapan jalur penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Langkah ini menjadi bentuk komitmen kampus dalam menghadirkan akses pendidikan yang luas, inklusif, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.Selasa, 28/04/2026
Sebagai salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam negeri terkemuka di Nusa Tenggara Barat, UIN Mataram terus menunjukkan transformasi menuju kampus unggul, kompetitif, dan berdaya saing global. Pembukaan delapan jalur masuk ini menjadi strategi nyata dalam menjaring calon mahasiswa terbaik dari berbagai latar belakang, baik akademik maupun non-akademik.
Rektor Prof. Dr. H. Masnun Tahir menegaskan bahwa UIN Mataram tidak ingin membatasi kesempatan generasi muda hanya pada satu jalur seleksi.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan tinggi. Tidak semua potensi lahir dari jalur yang sama, karena itu kami membuka delapan jalur sebagai ruang bagi setiap bakat untuk berkembang,” ungkapnya.
Adapun delapan jalur penerimaan mahasiswa baru UIN Mataram tahun 2026 meliputi: 1. SPAN-PTKIN, 2. UM-PTKIN, 3. SNPMB-SNBP , 4. SNPMB-SNBT, 5. Mandiri Berprestasi Non Akademik dan Mandiri Inklusi, 6. Mandiri SSE, 7. Mandiri Pascasarjana, 8. RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau)
Setiap jalur dirancang untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada calon mahasiswa sesuai dengan potensi, capaian, dan keunggulan masing-masing. Bagi siswa berprestasi akademik, tersedia jalur nasional berbasis prestasi dan tes. Sementara bagi mereka yang memiliki prestasi non-akademik, kebutuhan khusus inklusif, maupun pengalaman pembelajaran sebelumnya, kampus juga membuka ruang yang setara melalui jalur-jalur khusus yang lebih adaptif dan humanis.
Tidak hanya itu, jalur Mandiri Pascasarjana juga memberikan peluang bagi para sarjana yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sementara jalur RPL menjadi solusi strategis bagi masyarakat yang telah memiliki pengalaman belajar atau kerja untuk mendapatkan pengakuan akademik secara formal.
Selain membuka akses masuk yang lebih fleksibel, UIN Mataram juga terus memperkuat kualitas akademik, pengembangan riset, fasilitas pembelajaran modern, laboratorium terpadu, serta jejaring kerja sama nasional dan internasional. Hal ini dilakukan untuk memastikan mahasiswa tidak hanya diterima, tetapi juga dibina menjadi lulusan unggul yang siap menghadapi tantangan zaman.
Bagian Humas UIN Mataram menjelaskan bahwa sosialisasi penerimaan mahasiswa baru tahun 2026 akan dilakukan secara intensif melalui media digital, kunjungan sekolah, serta kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan agar informasi dapat menjangkau masyarakat secara merata.
“Delapan jalur ini adalah delapan kesempatan emas. Kami mengajak seluruh siswa dan masyarakat untuk tidak ragu menentukan masa depan mereka bersama UIN Mataram. Kampus ini siap menjadi tempat tumbuh bagi generasi hebat yang ingin membawa perubahan,” ujarnya.
Karena masa depan tidak dibangun oleh mereka yang menunggu, tetapi oleh mereka yang berani melangkah. Dan kini, delapan jalur istimewa itu telah terbuka lebar menuju UIN Mataram.Adita@Humas-ppid


