MATARAM: UPT Perpustakaan UIN Mataram menerima kunjungan studi banding dari UPT Perpustakaan Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor pada Kamis, 9 Juli 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pengelolaan layanan perpustakaan sekaligus mendorong percepatan transformasi perpustakaan digital di lingkungan perguruan tinggi.

Rombongan IAIH Pancor yang berjumlah enam orang mengikuti rangkaian kegiatan di UPT Perpustakaan UIN Mataram. Pertemuan difokuskan pada berbagi pengalaman, pertukaran informasi, serta praktik baik dalam pengelolaan perpustakaan modern berbasis teknologi informasi.

Kepala UPT Perpustakaan UIN Mataram, Dr. Fadrik Adi Fahrudin, M.Pd., menyambut positif kunjungan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antarperpustakaan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam membangun layanan informasi yang semakin inovatif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan sivitas akademika.

“Kami menyambut baik kunjungan dan semangat belajar bersama dari IAIH Pancor. Perpustakaan hari ini harus terus bergerak, berinovasi, dan bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi serta kebutuhan pengguna. Melalui forum seperti ini, kita dapat saling berbagi pengalaman dan praktik baik,” ungkap Dr. Fadrik.

Sejumlah agenda strategis menjadi fokus studi banding, meliputi pengelolaan perpustakaan digital (digital library), pengelolaan repository institusi, sistem otomasi perpustakaan, pengembangan layanan berbasis teknologi informasi, serta manajemen layanan dan inovasi perpustakaan perguruan tinggi.

Dr. Fadrik menegaskan bahwa UPT Perpustakaan UIN Mataram terus berupaya menghadirkan perpustakaan yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang penyimpanan koleksi, tetapi berkembang menjadi pusat sumber belajar, literasi, informasi, dan inovasi akademik.

“Transformasi digital menjadi kebutuhan. Karena itu, kami terus mendorong penguatan layanan yang mudah diakses, cepat, efektif, dan berorientasi pada kepuasan pengguna. Perpustakaan harus hadir semakin dekat dengan mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika,” tambahnya.