Salah satu bentuk partispasi UIN Mataram dalam merealisasikan kerjasama antar perguruan tinggi adalah mengirimkan mahasiswa untuk kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri. Satu delegasi yang dikirimkan untuk mengikuti program KKN/KPM kolaborasi persmakmuran eks IAIN Sunan Ampel ke UIN Ponorogo tahun 2026 ini diwakili oleh Miftahul Jannah mahasiswa Prodi PAI dan Annisa Permata Ramdhani mahasiswi Prodi KPI. Keduanya merupakan mahasiswa yang lulus seleksi pendaftaran KKN Nusantara oleh LP2M UIN Mataram beberapa waktu yang lalu.
Didampingi oleh Dr. Emawati, M. Ag selaku Kapuslit LP2M UIN Mataram, keduanya bergabung dengan delegasi lainnya dari UIN Tulungagung, UIN Kediri, UIN Jember, UIN Malang, UIN Surabaya, UIN Madura, UIN Mataram, UIN Samarinda, Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Wonogiri, serta IAI Ngawi. Bersamaan dengan 2.290 mahasiswa UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo lainnya, semua peserta resmi diberangkatkan ke berbagai daerah guna melaksanakan Kuliah Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) yang terbagi dalam 150 kelompok/posko.
Pelepasan mahasiswa KPM dilaksanakan di stadion Kampus II pada Rabu (8/7/2026) langsung oleh Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Prof. Dr. Evi Muafiah, M. Ag. Beliau mengingatkan: “Bantulah sesama sebagaimana anda juga senang dibantu, berikan senyum yang ramah, upayakan sholat berjamaah dan mengelola sampah di tempat KPM nanti”. KPM juga dilepas oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita. “Aplikasikan ilmu yang sudah didapat selama kuliah,” pesan Bunda Lis.

Delegasi UIN Mataram ditempatkan di Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. Bersama 15 mahasiswa dari berbagai kampus dalam satu posko tersebut, keduanya menyatakan siap untuk mewujudkan program kerja yang telah disusun dan bersinergi dengan teman-temannya dalam mencapai misi Sustainable Community Development. Dosen pendamping berpesan: “Tetap jaga diri dan nama baik kampus UIN Mataram, tatatilah tata tertib dan aturan yang berlaku selama kurang lebih 40 hari di posko nantinya. Semoga diberikan kelacaran dan kesuksesan sampai selesai program KPM ini”. @humas


