MATARAM: UIN Mataram memperkuat tata kelola keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari transformasi kelembagaan menuju kampus informatif dan berkepercayaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sumber daya manusia Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) secara terintegrasi dari tingkat universitas hingga fakultas.

Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut atas arahan PPID Utama Kementerian Agama RI yang disampaikan dalam kegiatan Rapat Penyusunan Daftar Informasi Publik PTKIN di Yogyakarta, Sabtu (9/5/2026). Forum tersebut menghadirkan pimpinan PTKIN, wakil rektor, serta pengelola PPID dari wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, Thobib Al Asyhar, dalam arahannya menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik kini menjadi perhatian serius Kementerian Agama RI. Menurutnya, PTKIN harus mampu membangun sistem informasi yang transparan, responsif, dan berbasis digital guna mendukung tata kelola perguruan tinggi yang modern dan akuntabel.

Menindaklanjuti hal tersebut, Rektor UIN Mataram, Prof Dr. TGH. Masnun Tahir, selaku Atasan Langsung PPID UIN Mataram, menegaskan kesiapan institusinya dalam memperkuat sistem layanan informasi publik melalui penguatan SDM PPID secara menyeluruh dan terintegrasi.

“Penguatan PPID tidak cukup hanya di tingkat universitas, tetapi harus diperluas hingga tingkat fakultas dan unit layanan. Kami ingin membangun sistem keterbukaan informasi yang terkoordinasi, responsif, dan mampu memberikan pelayanan informasi publik secara cepat dan profesional,” tegas Rektor.

Menurutnya, keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan tinggi. Oleh karena itu, UIN Mataram terus melakukan berbagai langkah penguatan, mulai dari peningkatan kapasitas SDM PPID, penguatan sistem dokumentasi dan arsip digital, optimalisasi media publikasi, hingga integrasi tata kelola informasi berbasis teknologi digital.

Rektor juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim PPID UIN Mataram yang selama ini aktif melakukan pembenahan dan inovasi layanan informasi publik. Ia menilai, keberhasilan membangun kampus informatif tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan data dan dokumen, tetapi juga oleh budaya komunikasi yang terbuka, cepat, edukatif, dan mudah diakses publik. Adita@Humas-ppid