MATARAM: UIN Mataram terus memperkuat langkah transformasi tata kelola kampus yang transparan, akuntabel, dan informatif melalui penguatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Rektor Masnun Tahir selaku atasan langsung PPID dalam kegiatan Capacity Building PPID UIN Mataram yang berlangsung di Hotel Fave Mataram, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan bertema “Penguatan Peran dan Strategi PPID dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik Menuju Kampus Informatif” tersebut menghadirkan narasumber dari Komisi Informasi Pusat, yakni Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat Arya Sandhiyuda dan Siti Azizah. Kegiatan ini diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari PPID Rektorat dan PPID Pelaksana dari seluruh fakultas di lingkungan UIN Mataram.
Dalam arahannya, Rektor menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik bukan lagi sekadar kewajiban administratif, tetapi telah menjadi kebutuhan utama dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang modern dan dipercaya masyarakat. Sebagai badan publik, UIN Mataram memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh layanan informasi dapat diakses secara cepat, tepat, dan profesional.
“Sebagai atasan langsung PPID, saya menegaskan bahwa penguatan keterbukaan informasi publik harus menjadi budaya kerja seluruh unit di lingkungan UIN Mataram. Kampus informatif hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen bergerak bersama membangun transparansi dan pelayanan publik yang berkualitas,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa era digital telah mengubah pola komunikasi masyarakat yang kini menuntut keterbukaan, kecepatan informasi, dan akurasi layanan. Karena itu, PPID dinilai memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga hubungan komunikasi antara kampus dan publik.

Menurut Rektor, penguatan PPID juga menjadi bagian penting dalam implementasi good university governance melalui pengelolaan informasi yang tertib, terdokumentasi, dan berbasis pelayanan. Selain mendukung akuntabilitas publik, sistem layanan informasi yang baik juga akan memperkuat reputasi institusi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kampus.
Melalui kegiatan capacity building ini, peserta mendapatkan penguatan terkait regulasi keterbukaan informasi publik, standar pelayanan informasi, pengelolaan dokumentasi, serta strategi komunikasi publik berbasis digital. Kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi antara PPID Rektorat dan PPID Pelaksana di tingkat fakultas dalam membangun sistem layanan informasi yang lebih profesional dan modern.
Dengan penguatan tersebut, UIN Mataram menargetkan terwujudnya kampus informatif yang tidak hanya memenuhi aspek regulatif, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan publik yang transparan, humanis, dan terpercaya. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen besar UIN Mataram menuju perguruan tinggi Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. Adita@Humas-ppid


