MATARAM: Duka mendalam menyelimuti keluarga besar UIN Mataram atas wafatnya Ibu Hj. Hafsah Sahabudin, S.Ag., istri tercinta dari Bapak Drs. H. Subuhi, M.Pd.I., yang merupakan Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUPK) UIN Mataram periode 2020–2024. Kamis, 30/04/2026

Rektor UIN Mataram beserta seluruh sivitas akademika turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhumah. Ucapan duka tersebut menjadi bentuk penghormatan dan doa tulus agar almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
Sejak kabar duka tersebut tersebar, ratusan keluarga besar UIN Mataram tampak silih berganti mendatangi rumah duka yang berada di Lingkungan Tanjung Karang, Kota Mataram. Kehadiran para pelayat menjadi wujud nyata rasa kekeluargaan, empati, dan solidaritas yang begitu kuat di lingkungan kampus.

Dalam pantauan Humas UIN Mataram, suasana rumah duka dipenuhi oleh para dosen, tenaga kependidikan, pimpinan kampus, mahasiswa, hingga para sahabat dan kerabat almarhumah yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir.
Tidak hanya keluarga besar UIN Mataram, seluruh keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Mataram juga turut hadir. Almarhumah diketahui aktif mengabdi sebagai guru di SMAN 10 Mataram dan dikenal sebagai sosok pendidik yang penuh dedikasi, santun, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan.
Jejak pengabdian almarhumah sebagai pendidik dan pribadi yang sederhana meninggalkan kesan mendalam bagi banyak orang. Sosoknya dikenal hangat, penuh kelembutan, serta selalu menghadirkan keteladanan dalam kehidupan sosial maupun profesinya.
Ucapan belasungkawa juga datang dari berbagai tokoh penting melalui papan karangan bunga yang berjejer di sekitar rumah duka. Di antaranya berasal dari Wali Kota Mataram, Rektor UIN Mataram, hingga Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia.
Rektor UIN Mataram menyampaikan bahwa kepergian almarhumah merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar kampus.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ibu Hj. Hafsah Sahabudin. Almarhumah adalah bagian dari keluarga besar UIN Mataram. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, dan menempatkannya di surga terbaik,” ungkap Rektor dengan penuh haru.
Hari itu, Tanjung Karang menjadi saksi betapa besar cinta, penghormatan, dan doa yang mengalir untuk almarhumah. Duka yang hadir memang berat, namun kenangan baik dan keteladanan yang ditinggalkan akan terus hidup dalam hati mereka yang mengenalnya.Adita@HUmas-ppid


