MATARAM: Komitmen penguatan kapasitas kelembagaan terus ditunjukkan oleh Universitas Islam Negeri Mataram. Di bawah arahan Rektor, Prof. DR. TGH. Masnun Tahir, langkah strategis kembali diambil melalui tindak lanjut hibah tanah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur yang diperuntukkan bagi pengembangan kampus berbasis keunggulan lokal dan nilai-nilai global.

Rektor UIN Mataram mendelegasikan kepada Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK) bersama tim untuk melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah. Kunjungan resmi tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Lombok Timur bersama jajaran Bagian Aset Sekretariat Daerah, sebagai bentuk sinergi konkret antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam membangun masa depan pendidikan yang berkelanjutan.
Hibah tanah ini tidak sekadar menjadi perluasan fisik kampus, melainkan juga simbol penguatan visi akademik UIN Mataram dalam mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagaimana mandat Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dalam konteks ini, pengembangan diarahkan pada sektor strategis agrobisnis dan pariwisata berbasis syariah—dua sektor unggulan yang dinilai memiliki relevansi tinggi dengan potensi lokal Lombok Timur sekaligus daya saing global.
Lebih lanjut, pengembangan ini akan menjadi basis ekspansi bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Mataram dalam melahirkan inovasi, riset terapan, serta penguatan kewirausahaan berbasis syariah. Sinergi antara sumber daya akademik dan dukungan pemerintah daerah diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap dinamika ekonomi modern, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi institusi.
Dalam perspektif jangka panjang, hibah tanah ini juga diproyeksikan sebagai langkah awal menuju transformasi UIN Mataram menjadi perguruan tinggi berkelas internasional (toward international university). Pembangunan infrastruktur akademik yang representatif, didukung oleh kolaborasi lintas sektor, akan membuka peluang besar bagi peningkatan reputasi global, mobilitas akademik, serta kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan nasional.
Momentum ini menjadi refleksi bahwa pembangunan pendidikan tinggi tidak dapat berdiri sendiri, melainkan membutuhkan orkestrasi kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Dengan semangat tersebut, UIN Mataram optimis bahwa hibah tanah dari Kabupaten Lombok Timur akan menjadi pijakan kuat dalam melahirkan generasi unggul, inovatif, dan berdaya saing global berbasis nilai-nilai syariah. Adita@Humas-ppid


