Mataram, 22 Februari 2026 — Wakil Rektor II UIN Mataram, Prof. Dr. H. Muhammad Saleh, M.Ag, menekankan pentingnya ibadah sosial dalam kehidupan bermasyarakat saat menyampaikan kultum pada kegiatan buka puasa bersama yang digelar INTI Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama UIN Mataram, RSUD Kota Mataram, RSUP NTB, dan PMI Lombok Barat, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan buka bersama tersebut merupakan rangkaian penutup dari aksi donor darah yang sebelumnya sukses dilaksanakan pada 15 Februari 2026 di Epicentrum Mall Mataram. Dalam kegiatan tersebut, panitia berhasil menghimpun sebanyak 1.056 kantong darah, yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah di berbagai fasilitas layanan kesehatan di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Dalam tausiyah singkatnya menjelang berbuka puasa, Prof. Muhammad Saleh menyampaikan bahwa donor darah tidak hanya memiliki dimensi kemanusiaan, tetapi juga merupakan bentuk ibadah sosial yang mencerminkan kepedulian terhadap sesama.

“Ibadah tidak selalu dimaknai dalam bentuk ritual personal semata, tetapi juga melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi orang lain. Donor darah adalah salah satu bentuk ibadah sosial yang sangat relevan dengan nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan menghimpun lebih dari seribu kantong darah merupakan bukti bahwa semangat gotong royong dan solidaritas sosial masih kuat di tengah masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, institusi pendidikan, dan lembaga kesehatan menunjukkan bahwa kerja kemanusiaan dapat menjadi ruang pertemuan lintas latar belakang dalam semangat persaudaraan.

“Ketika berbagai pihak dapat bersatu dalam misi kemanusiaan, maka di situlah nilai kebersamaan dan persaudaraan menemukan maknanya. Ini adalah contoh nyata bahwa kepedulian sosial mampu melampaui perbedaan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial sebagai bagian dari pengamalan nilai keagamaan.

“Ramadan tidak hanya mengajarkan kesalehan individual, tetapi juga kesalehan sosial. Melalui kegiatan seperti donor darah, kita diajak untuk menghadirkan manfaat nyata bagi sesama,” tambahnya.

Suasana buka puasa bersama berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang silaturahmi lintas lembaga, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang refleksi atas pelaksanaan donor darah yang telah berjalan sukses.

Acara tersebut sekaligus menjadi momen pembubaran panitia serta evaluasi terhadap rangkaian kegiatan sosial kemanusiaan yang telah dilaksanakan.

Melalui kegiatan ini, INTI NTB bersama para mitra berharap semangat kepedulian, solidaritas, dan persaudaraan sosial dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi berbagai kegiatan kemanusiaan di masa mendatang.Adita@humas-ppid