SURABAYA: Kinerja kehumasan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) kembali menunjukkan hasil positif. Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) PTKIN, Prof. Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif insan humas PTKIN yang dinilai berhasil meningkatkan partisipasi sekolah dan siswa dalam proses pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) pada pelaksanaan SPAN PTKIN 2026.Prof. Abd. Aziz menegaskan bahwa peningkatan jumlah pengisian PDSS menjadi indikator penting dalam mengukur efektivitas strategi komunikasi dan publikasi yang dilakukan PTKIN secara nasional.

Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari konsistensi humas PTKIN dalam menghadirkan layanan informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses oleh masyarakat.“Hingga penutupan pengisian PDSS, tercatat sebanyak 14.438 data pendaftar berhasil dihimpun. Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan sekolah dan siswa terhadap sistem seleksi nasional PTKIN,” ujarnya dalam forum konsolidasi nasional publikasi SPAN PTKIN 2026.Ia menjelaskan bahwa PDSS merupakan tahapan strategis dalam seleksi SPAN PTKIN karena menjadi basis data akademik siswa yang akan mengikuti jalur seleksi prestasi. Semakin tinggi tingkat partisipasi pengisian PDSS, maka semakin luas pula kesempatan siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di PTKIN.

Prof. Abd. Aziz menilai peran humas tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penghubung yang mampu membangun kepercayaan publik terhadap sistem seleksi nasional. Pendekatan komunikasi yang edukatif, persuasif, dan responsif dinilai berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang mekanisme penerimaan mahasiswa baru PTKIN.Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa proses pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur SPAN PTKIN 2026 telah resmi dibuka sejak 11 Februari dan akan berlangsung hingga 28 Februari 2026. Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama pembukaan pendaftaran, di mana dalam kurun waktu sepuluh jam awal tercatat sebanyak 1.800 calon mahasiswa telah melakukan registrasi.Pada tahun ini, PTKIN menargetkan kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SPAN mencapai 184.000 mahasiswa yang tersebar di seluruh PTKIN di Indonesia. Target tersebut diharapkan dapat tercapai melalui sinergi yang kuat antara panitia nasional, pimpinan PTKIN, serta seluruh tim kehumasan yang terus memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.

Menurut Prof. Abd. Aziz, keberhasilan peningkatan pengisian PDSS juga mencerminkan semakin kuatnya citra PTKIN sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda. Ia berharap tren positif ini dapat terus dipertahankan melalui penguatan strategi publikasi yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi komunikasi.Konsolidasi nasional publikasi SPAN PTKIN 2026 menjadi momentum penting untuk menyusun peta jalan komunikasi publik yang lebih terarah dan berkelanjutan. Melalui kerja kolaboratif yang solid, PTKIN optimis mampu memperluas akses pendidikan tinggi keagamaan Islam sekaligus melahirkan generasi intelektual yang unggul, moderat, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Adita@Humas-ppid