MATARAM: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., dengan memperkuat dukungan terhadap pengembangan kehumasan sebagai garda terdepan komunikasi publik kelembagaan. Komitmen tersebut disampaikan sebagai respons atas hasil Breakfast Meeting Kementerian Agama Tahun 2026 yang menempatkan transformasi komunikasi publik sebagai prioritas strategis dalam membangun reputasi institusi di tingkat nasional dan internasional. Selasa, 10/02/2026

Rektor UIN Mataram menilai bahwa arah kebijakan Menteri Agama merupakan langkah visioner dalam memperkuat peran kehumasan sebagai penggerak narasi moderasi beragama sekaligus instrumen strategis dalam membangun citra positif lembaga pendidikan tinggi keagamaan. Menurutnya, penguatan anggaran kehumasan menjadi bagian penting dalam mendukung modernisasi sistem komunikasi publik kampus yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

“UIN Mataram tegak lurus mengikuti arahan Menteri Agama. Penguatan kehumasan bukan sekadar kebutuhan administratif, tetapi merupakan investasi strategis dalam membangun reputasi kelembagaan, memperluas jangkauan informasi, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan pendidikan dan keagamaan,” tegas Rektor UIN Mataram.

Sebagai bentuk implementasi kebijakan tersebut, UIN Mataram berkomitmen untuk meningkatkan dukungan anggaran yang diarahkan pada penguatan infrastruktur komunikasi digital, pengembangan kapasitas sumber daya manusia kehumasan, serta peningkatan kualitas produksi konten publikasi kelembagaan. Penguatan ini diharapkan mampu mendorong kehumasan kampus lebih inovatif, responsif, dan profesional dalam mengelola informasi publik.

Rektor juga menekankan pentingnya pembaruan kompetensi SDM kehumasan agar mampu menghadapi tantangan komunikasi era digital yang semakin kompleks. Pengembangan kapasitas tersebut mencakup penguatan literasi digital, penguasaan strategi komunikasi berbasis data, hingga peningkatan kemampuan produksi konten kreatif yang mampu menjangkau berbagai segmen masyarakat.

Selain itu, UIN Mataram juga mendorong penguatan kolaborasi publikasi melalui sindikasi media sebagai langkah strategis dalam memperluas jangkauan informasi kelembagaan. Sinergi dengan media massa, media digital, serta jejaring komunikasi nasional diharapkan mampu memperkuat diseminasi informasi kampus secara lebih luas dan berdampak.

Penguatan sistem media monitoring turut menjadi fokus dalam upaya membangun komunikasi publik yang berbasis analisis opini masyarakat. Melalui pemantauan media yang sistematis, UIN Mataram berupaya menghadirkan kebijakan komunikasi yang lebih responsif, terukur, dan mampu mengantisipasi dinamika isu publik secara cepat dan tepat.

Optimalisasi pengelolaan media sosial juga menjadi agenda prioritas dalam penguatan komunikasi publik kampus. Media sosial dipandang sebagai ruang strategis dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menjadi sarana edukasi publik yang efektif dalam menyampaikan program, capaian, dan inovasi kampus.

Rektor UIN Mataram menegaskan bahwa penguatan kehumasan merupakan bagian dari upaya besar kampus dalam mendukung visi transformasi Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing global. Ia optimistis, dengan penguatan anggaran dan peningkatan kualitas SDM kehumasan, UIN Mataram mampu memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan yang adaptif, inovatif, dan mampu berkontribusi dalam membangun peradaban bangsa.

Langkah strategis ini sekaligus menegaskan komitmen UIN Mataram dalam mendukung kebijakan Kementerian Agama untuk menghadirkan komunikasi publik yang profesional, kredibel, dan mampu menggaungkan nilai-nilai keagamaan Indonesia yang moderat dan inklusif di tingkat nasional maupun internasional. Adita@Humas-ppid