MATARAM: Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) UIN Mataram Tahun 2026 menegaskan arah strategis pengembangan institusi dengan menjadikan Trilogi Asta sebagai fondasi utama perumusan kebijakan dan program kerja. Rektor UIN Mataram memastikan bahwa seluruh hasil Rakerpim dirancang untuk mendorong transformasi global kampus menuju Towards International University.
Penegasan tersebut disampaikan dalam penutupan Rakerpim yang diawali dengan sidang pleno sebagai forum finalisasi hasil pembahasan sidang komisi yang telah berlangsung secara intensif sehari sebelumnya. Sidang komisi terbagi dalam empat kelompok pembahasan yang mengkaji isu strategis pengembangan akademik, penguatan tata kelola kelembagaan, peningkatan kualitas layanan pendidikan, serta penguatan inovasi dan daya saing institusi.
Seluruh peserta Rakerpim menyelesaikan pembahasan pada masing-masing komisi secara komprehensif. Hasil pembahasan tersebut kemudian dipresentasikan dan diselaraskan dalam sidang pleno untuk memastikan integrasi program kerja antarunit serta kesesuaian dengan arah kebijakan strategis UIN Mataram.
Sidang pleno menjadi momentum penting dalam mengkonsolidasikan berbagai rekomendasi program sekaligus menetapkan prioritas kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Forum tersebut juga menegaskan pentingnya sinergi lintas unit kerja dalam mendukung percepatan transformasi kelembagaan.

Rangkaian kegiatan penutupan dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak kinerja tahun 2026 yang melibatkan seluruh unsur pimpinan, mulai dari Wakil Rektor, Kepala Biro, para Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, hingga pimpinan unit kerja di lingkungan UIN Mataram. Penandatanganan kontrak kinerja ini menjadi wujud komitmen bersama dalam mengimplementasikan program kerja secara terukur, akuntabel, dan berorientasi pada capaian kinerja strategis.
Ketua Panitia Rakerpim, Prof. Dr. H. Muhammad Saleh, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat kolaboratif sejak awal hingga penutupan kegiatan. Ia menilai partisipasi aktif pimpinan unit kerja menjadi faktor penting dalam menghasilkan rumusan program yang berkualitas dan aplikatif.
“Semangat dan antusiasme seluruh peserta menjadi energi besar dalam merumuskan arah pengembangan lembaga. Kami berharap seluruh program yang telah disepakati dapat diimplementasikan secara konsisten dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan UIN Mataram,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UIN Mataram dalam sambutannya menegaskan bahwa Trilogi Asta menjadi kerangka utama dalam penyusunan dan implementasi kebijakan kelembagaan. Ia menjelaskan bahwa Asta Cita Presiden Republik Indonesia menjadi arah pembangunan nasional yang menitikberatkan pada penguatan sumber daya manusia unggul, tata kelola pemerintahan modern, serta percepatan inovasi pembangunan.
Arah kebijakan nasional tersebut kemudian diterjemahkan melalui Asta Protas Kementerian Agama yang menjadi panduan strategis bagi perguruan tinggi keagamaan Islam negeri dalam merancang program prioritas kelembagaan. Selanjutnya, Asta Prima UIN Mataram menjadi bentuk implementasi konkret kebijakan nasional dan kementerian dalam konteks pengembangan institusi.

Menurut Rektor, integrasi Trilogi Asta memastikan bahwa seluruh program yang dirumuskan tidak hanya relevan dengan kebutuhan internal kampus, tetapi juga selaras dengan agenda pembangunan nasional dan dinamika global pendidikan tinggi.
“Hasil Rakerpim harus menjadi pijakan transformasi institusi. Seluruh program yang telah disepakati harus dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari upaya percepatan pengembangan UIN Mataram menuju Towards International University,” tegasnya.
Rektor juga menekankan pentingnya penguatan inovasi, kolaborasi internasional, serta peningkatan kualitas layanan akademik sebagai kunci dalam memperkuat daya saing global perguruan tinggi. Ia mengajak seluruh pimpinan unit kerja untuk menjaga komitmen, integritas, dan sinergi dalam mengimplementasikan program strategis yang telah dirumuskan.
Dengan berakhirnya Rakerpim Tahun 2026, UIN Mataram menegaskan langkah progresif dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan mutu pendidikan, serta memperluas jejaring kolaborasi global sebagai bagian dari transformasi menuju perguruan tinggi Islam negeri yang unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional.


