Kunjungan Pondok Pesantren ke UIN Mataram, Bikin Mimpi Kuliah Makin Nyata

Mataram — Puluhan santri dari Pondok Pesantren At – Tahzib Kekait melakukan kunjungan edukatif ke Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram pada hari Kamis, 15 januari 2026. Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi para santri untuk mengenal dunia perkuliahan lebih dekat sekaligus menumbuhkan semangat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kunjungan diawali dengan penyambutan dari Karo AAKK, Bapak Dr. H. Deni Priansyah, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bahagia atas kehadiran para santri di lingkungan kampus.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari Pondok Pesantren At – Tahzib ini. UIN Mataram terbuka lebar bagi para santri yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Santri hari ini adalah calon intelektual dan pemimpin masa depan,” ujar beliau.

Ia juga menambahkan bahwa UIN Mataram berkomitmen menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak.

“Kami berharap kunjungan ini bisa memotivasi adik-adik santri untuk berani bermimpi besar dan mempersiapkan diri sejak dini. Kampus ini adalah rumah bagi ide-ide kreatif dan inovatif Gen Z,” tambahnya.

Tak hanya campus tour, kegiatan ini juga diisi dengan sesi sharing dan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru. Dalam sesi tersebut, para santri mendapatkan informasi seputar program studi, jalur masuk UIN Mataram, beasiswa, serta kehidupan mahasiswa yang aktif dan produktif.

Ahmad Juaini, M. Ak., selaku pimpinan pesantren menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk membuka wawasan santri agar lebih percaya diri melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. “Kami ingin santri punya mimpi besar dan tahu bahwa pesantren dan kampus bisa berjalan beriringan,” ujarnya.

Antusiasme santri terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, mulai dari tips memilih jurusan hingga peluang karier setelah lulus. Beberapa santri bahkan mengaku mulai membayangkan diri mereka menjadi mahasiswa UIN Mataram.

Melalui kegiatan ini, UIN Mataram menegaskan komitmennya sebagai kampus inklusif yang membuka akses pendidikan tinggi bagi semua kalangan, termasuk para santri. Harapannya, kunjungan ini menjadi langkah awal lahirnya generasi santri intelektual yang siap berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa. @humas