MATARAM: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas kepedulian keluarga besar Paguyuban Jawa Madura Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berpartisipasi aktif dalam aksi kemanusiaan melalui penyaluran donasi bencana alam senilai puluhan juta rupiah. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh pengurus paguyuban dan diterima secara resmi oleh Rektor UIN Mataram untuk selanjutnya disalurkan melalui rekening tanggap bencana Kementerian Agama Republik Indonesia, Kamis (01/01/2026).

Penyerahan donasi berlangsung dalam suasana silaturahmi yang hangat dan penuh kekeluargaan. Rombongan Paguyuban Jawa Madura NTB dipimpin oleh H. Suparjito selaku pengurus, bersama sejumlah pengurus lainnya. Kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Pusat Bisnis UIN Mataram, Prof. Dr. H. Lukman Hakim, yang juga merupakan bagian dari keluarga besar Paguyuban Jawa Madura NTB.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa kepedulian yang ditunjukkan Paguyuban Jawa Madura NTB merupakan cerminan nilai luhur gotong royong dan empati sosial yang masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak H. Suparjito dan seluruh keluarga besar Paguyuban Jawa Madura NTB atas kepedulian dan partisipasinya. Bantuan ini bukan sekadar donasi, tetapi wujud nyata solidaritas dan kepekaan sosial terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah,” ujar Prof. Masnun Tahir.

Rektor juga menegaskan komitmen UIN Mataram untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam penyaluran bantuan. Seluruh donasi akan disalurkan melalui mekanisme resmi tanggap bencana Kementerian Agama RI, sehingga dapat dipastikan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi para korban bencana alam.

Sementara itu, H. Suparjito menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil kepedulian kolektif keluarga besar Paguyuban Jawa Madura NTB yang tergerak untuk berbagi dan membantu masyarakat terdampak bencana. Ia berharap sinergi kemanusiaan ini dapat terus terjalin dan memberi dampak positif bagi banyak pihak.

Melalui kegiatan ini, UIN Mataram kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga hadir dalam aksi nyata kemanusiaan, sejalan dengan nilai moderasi beragama dan pengabdian kepada masyarakat. Adita@Humas-ppid