MATARAM: Universitas Islam Negeri Mataram menjadwalkan pelaksanaan Khotmul Qur’an Kubro “1.000 Khataman Al-Qur’an” sebagai tradisi baru dalam menyambut pergantian tahun. Kegiatan berskala besar ini direncanakan akan dibuka secara resmi oleh Menteri Agama Republik Indonesia dan menjadi bagian dari peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI. Selasa, 30/12/2025
Khotmul Qur’an Kubro akan dilaksanakan pada hari Rabu, 31 Desember 2025, mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai, bertempat di Auditorium UIN Mataram serta seluruh halaman fakultas. Seluruh civitas akademika UIN Mataram, mulai dari pimpinan universitas, fakultas, pascasarjana, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa, akan terlibat aktif dalam kegiatan ini.
Kegiatan ini dirancang sebagai gerakan spiritual kolektif melalui pembentukan kelompok halaqah di setiap fakultas. Setiap halaqah terdiri dari 15 orang, mencakup mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Masing-masing peserta membaca 2 juz Al-Qur’an, sehingga setiap halaqah mampu menyelesaikan 1 kali khataman (30 juz). Dengan target pembentukan 1.000 halaqah, UIN Mataram menargetkan terwujudnya 1.000 khataman Al-Qur’an secara serentak.
Rektor UIN Mataram menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk menguatkan spiritualitas civitas akademika serta memanjatkan doa bagi kemajuan kampus, daerah, dan bangsa Indonesia. Tradisi ini diharapkan menjadi ciri khas UIN Mataram dalam mengisi pergantian tahun dengan nilai-nilai keislaman dan kebersamaan.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan, seluruh fakultas diminta segera melakukan sosialisasi kepada mahasiswa, dosen, dan pegawai, membentuk grup halaqah, serta melaporkan daftar halaqah kepada panitia paling lambat 25 Desember 2025.
Melalui Khotmul Qur’an Kubro ini, UIN Mataram menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi keagamaan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, spiritualitas, dan nilai-nilai religius sebagai fondasi membangun peradaban dan masa depan bangsa. Adita@Humas


