MATARAM: Universitas Islam Negeri Mataram menunjukkan komitmen serius dalam merespons agenda ekoteologi Kementerian Agama Republik Indonesia dengan melaksanakan penanaman 300 pohon di lingkungan kampus. Kegiatan ini menjadi bentuk konkret tindak lanjut hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenag RI yang menegaskan pentingnya integrasi nilai keagamaan dengan kepedulian ekologis dalam tata kelola institusi pendidikan keagamaan. Jumat, 19/12/2025

Aksi penanaman pohon tersebut dipimpin langsung oleh Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI, H. Khairunnas, S.H., M.H., dan dihadiri oleh Rektor UIN Mataram beserta jajaran pimpinan universitas. Hadir pula para Wakil Rektor, Kepala Biro AUPKK dan AAKK, para Dekan dan Wakil Dekan Fakultas, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua dan Sekretariat Senat, Direktur Ma’had Al Jami’ah bersama para santri, serta sivitas akademika dari berbagai unit kerja.

Dalam keterangannya, Inspektur Jenderal Kemenag RI menegaskan bahwa ekoteologi menuntut keberanian institusi untuk bergerak dari wacana ke aksi nyata. Menurutnya, menjaga keseimbangan alam merupakan bagian dari tanggung jawab keimanan yang harus diwujudkan melalui kebijakan, keteladanan pimpinan, dan partisipasi aktif seluruh warga institusi. Perguruan tinggi keagamaan dinilai memiliki posisi strategis dalam membentuk kesadaran ekologis yang berkelanjutan.

Rektor UIN Mataram menekankan bahwa penanaman 300 pohon bukan sekadar program lingkungan, melainkan bagian dari transformasi budaya kampus menuju Green Campus berbasis nilai-nilai keislaman. Ia menyampaikan bahwa UIN Mataram berkomitmen menjadikan lingkungan kampus sebagai ruang pembelajaran ekologis yang hidup, tempat integrasi antara ilmu pengetahuan, spiritualitas, dan tanggung jawab sosial terus dikembangkan.

Kegiatan ini juga melibatkan Ketua Lembaga, Kepala Pusat, Kepala UPT, para Ketua dan Sekretaris Program Studi, pejabat Eselon III dan IV, jabatan fungsional, Tim Perlengkapan, serta Tim SDGs dan Duta SDGs UIN Mataram. Keterlibatan lintas unsur tersebut mencerminkan pendekatan kolaboratif dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui kebijakan dan aksi nyata di tingkat institusi.

Melalui gerakan penanaman pohon ini, UIN Mataram menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi keagamaan yang adaptif terhadap tantangan global, khususnya krisis lingkungan. Inisiatif ini diharapkan menjadi fondasi penguatan komitmen jangka panjang dalam membangun kampus yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan berakar pada etika keagamaan yang transformatif. Adita@Humas-ppid