MATARAM: Universitas Islam Negeri Mataram kembali menggelar ujian terbuka promosi doktor Program Pascasarjana dalam suasana khidmat dan penuh makna akademik. Prosesi ilmiah ini dipimpin langsung oleh Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., selaku ketua sidang, serta disaksikan oleh tokoh kharismatik Nusa Tenggara Barat TGH. Lalu Turmudzi Badaruddin bersama ratusan tamu undangan. Kamis, 18/12/2025

Ujian terbuka yang berlangsung di ruang ujian Pascasarjana UIN Mataram lantai dua ini dihadiri sekitar 100 tamu undangan dari unsur keluarga, masyarakat, dan sivitas akademika. Kehadiran publik dalam jumlah besar menunjukkan tingginya apresiasi masyarakat terhadap tradisi akademik dan peran strategis UIN Mataram dalam pengembangan keilmuan Islam yang kontekstual.
Promovendus Baiq Idayatul Aini mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam Pascasarjana UIN Mataram, mempertahankan disertasi berjudul “Indeks Kepuasan Pernikahan dan Determinasi Faktor-Faktor Demografis Berpengaruh pada Keluarga Muslim di Nusa Tenggara Barat”. Penelitian ini mengkaji secara empiris tingkat kepuasan pernikahan keluarga Muslim dengan menempatkan faktor demografis sebagai variabel penting dalam memahami ketahanan dan keharmonisan keluarga.
Sidang promosi doktor dipimpin oleh Rektor UIN Mataram bersama tujuh guru besar sebagai tim penguji dari berbagai latar belakang keilmuan. Komposisi penguji tersebut mencerminkan keseriusan institusi dalam menjaga mutu akademik, objektivitas penilaian, serta integritas proses ilmiah pada jenjang pendidikan tertinggi.
Kehadiran Tuan Guru Bagu, yang juga merupakan suami dari promovendus, memberikan nuansa religius dan kultural yang kuat dalam forum akademik tersebut. Momentum ini merefleksikan sinergi antara tradisi pesantren, otoritas keagamaan, dan pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan perguruan tinggi Islam.
Melalui disertasi yang dipresentasikan, promovendus menegaskan bahwa kepuasan pernikahan bukan semata persoalan personal, melainkan indikator penting kesejahteraan keluarga dan stabilitas sosial. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan akademik sekaligus dasar perumusan kebijakan penguatan hukum keluarga Islam di Nusa Tenggara Barat.
Ujian terbuka ini menegaskan komitmen UIN Mataram sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang unggul, responsif terhadap realitas sosial, serta berorientasi pada kemaslahatan umat melalui integrasi nilai keilmuan, keislaman, dan kebudayaan lokal. Adita@Humas-ppid


