MATARAM: UIN Mataram mengambil langkah progresif dengan mengirimkan delegasi khusus untuk membangun komunikasi akademik strategis di Pulau Dewata. Tim yang ditugaskan langsung oleh Rektor ini dikomandoi oleh Kepala Biro AAKK, Dr. H. Deni Priansyah, S.Ag., M.Pd.I, bersama Kabag Akademik H. Saroji Ilham, M.Hum., dan tim humas. Kunjungan kerja yang berlangsung selama dua hari ini menjadi titik penting dalam memperluas jaringan pendidikan lintas-provinsi. Jumat, 12/12/2025

Rektor UIN Mataram memandang bahwa hubungan antara NTB, Bali, dan NTT menyimpan nilai strategis karena merepresentasikan lanskap keragaman Indonesia secara utuh. Tiga provinsi ini memiliki karakteristik sosial-keagamaan yang berbeda, namun saling melengkapi: NTB dengan basis masyarakat Muslim, Bali dengan kultur Hindu yang kuat, dan NTT yang mayoritas beragama Kristen. Menurutnya, jalinan akademik di tiga wilayah ini menciptakan ekosistem ideal bagi penguatan moderasi beragama sekaligus memperkokoh kolaborasi pendidikan nasional.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi mencatat sejarah baru dengan membuka dialog resmi bersama Pengadilan Negeri Denpasar. Rombongan diterima oleh pimpinan lembaga yudikatif tersebut, dan UIN Mataram menyampaikan sejumlah agenda akademik yang berpotensi menjadi kerja sama formal. Salah satu poin penting ialah peluang penyusunan kebijakan pendukung agar ASN dan pegawai Pengadilan Negeri Denpasar dapat mengakses pendidikan lanjut pada jenjang Magister dan Doktor di UIN Mataram dengan mekanisme yang lebih mudah dan teratur.

Tidak hanya menyasar instansi pemerintah, delegasi juga memperkuat hubungan dengan STAI Denpasar, kampus yang berada dalam pembinaan Kopertais Wilayah XIV UIN Mataram. Pertemuan keduanya menyoroti upaya peningkatan mutu akademik dan pengembangan tata kelola kelembagaan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan pendidikan Islam kontemporer.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan agenda sosialisasi kepada siswa dan santri kelas XII di sejumlah sekolah dan pesantren di Denpasar dan sekitarnya. Tim memberikan penjelasan terkait peluang studi di UIN Mataram, yang disambut dengan antusias oleh calon lulusan yang tengah mempersiapkan ujian akhir. Kehadiran delegasi membuka perspektif baru bagi para pelajar mengenai pilihan jenjang pendidikan tinggi yang berkualitas, terjangkau, dan dekat dengan wilayah mereka.

Di hari selanjutnya, tim menuntaskan rangkaian silaturahmi dengan mengunjungi beberapa madrasah dan sekolah yang menjadi mitra binaan UIN Mataram di Bali. Kunjungan ini memastikan bahwa hubungan pembinaan akademik antardaerah berjalan konsisten, sejalan dengan misi UIN Mataram sebagai kampus yang aktif mendorong integrasi keilmuan, keragaman, dan mutu pendidikan.

Delegasi Pulau Dewata ini menjadi bukti bahwa UIN Mataram tidak hanya fokus pada pengembangan internal kampus, tetapi juga bergerak keluar untuk membangun jejaring akademik yang lebih luas. Kolaborasi lintas-provinsi ini diharapkan menguatkan posisi UIN Mataram sebagai pusat moderasi beragama dan pemantik kemajuan pendidikan Islam di wilayah timur Indonesia. Adita@Humas-ppid