MATARAM: Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. TGH. Masnun, M.Ag bergerak cepat, proaktif, dan inovatif untuk mewujudkan komitmennya dalam mengimplementasikan kebijakan ekoteologi Kementerian Agama. Setelah melakukan penanaman pohon saat Dies Natalis ke-59 UIN Mataram di bulan Oktober silam, kini civitas akademika UIN Mataram akan melakukan penanaman pohon dalam rangka Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama yang ke-80, tpada anggal 3 Januari 2026. Untuk mensukseskan agenda tersebut, Rektor UIN Mataram mengajak komunitas Tionghoa yang bergabung dalam organisasi Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTB untuk bekerja sama dalam menyiapkan bibit pohon. Kerja sama ditandai dengan serah terima 300 bibit pohon dari Wakil Ketua INTI NTB, Bapak S. Widjanarko kepada Rektor UIN Mataram yang berlangsung Sabtu, 6 Desember 2025 di kediaman Wakil Ketua INTI NTB, di kawasan Pagesangan Timur Kota Mataram. Ahad, 07/12/2025

Empat orang unsur pimpinan UIN Mataram mendampingi Pak Rektor dalam kegiatan tersebut, yaitu Wakil Rektor II, Prof. Dr. M. Saleh, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Prof. Dr. Kadri, M.Si, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK), Dr. H. Deni Priansyah, S.Ag., M.Pd.I. dan Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Arya Hukmi, S.E., M.M. Sementara dari pengurus INTI yang turut mendampingi wakil ketua adalah bapak sekretaris INTI NTB, H. Rudi Hidayat. Dalam sambutannya, Rektor UIN Mataram mengapresiasi partisipasi INTI NTB dalam mensukseskan aksi ekoteologi UIN Mataram. Menurut Prof. Masnun, UIN Mataram selalu konsisten untuk menanam pohon demi masa depan bumi dan generasi. “saya atas nama civitas akademika UIN Mataram menyampaikan terima kasih kepada Pak Widjanarko dan teman-teman INTI NTB atas sumbangan bibit pohonnya, dan kami akan menghijaukan kampus UIN Mataram sebagai bentuk komitmen kami pada masa depan bumi dan generasi, sekaligus mendukung program ekoteologi Kementerian Agama”, demikian Prof. Masnun menambahkan.
Wakil Ketua INTI NTB, Widjanarko menyebut bahwa di samping program sosial, INTI juga memiliki program penyediaan bibit pohon, menam, dan memeliharanya. Pilihan pohon yang disediakan oleh INTI beragam mulai dari pohon yang memiliki nilai estetika hingga pohon yang buahnya bisa dikonsumsi dan memberi nilai ekonomi bagi masyarakat. Widjanarko menyampaikan terima kasih kepada Rektor UIN Mataram dan unsur pimpinan yang mendampingi karena mengambil bagian dari gerakan menanam dan merawat pohon. “ini adalah contoh kerjasama yang baik yang pernah kami lakukan, dan INTI akan terus mensupport aksi ekoteologi yang dilakukan oleh UIN Mataram”, demikian Widjanarko menutup sambutannya.
Seusai pertemuan di dalam ruangan, Rektor UIN Mataram dan rombongan diajak Pak Widjanarko ke lokasi pembibitan pohon, sekaligus dilakukan serimonial sederhana penyerahan dan penerimaan secara simbolik 300 bibit pohon yang akan ditanam di UIN Mataram dalam moment peringakatan HAB Kementerian Agama. Di sela peninjauan bibi pohon, Prof. Masnun mempertegas kembali komitmennya untuk menjadikan UIN Mataram sebagai green campus dan menciptakan lingkungan akademik yang lestari, teduh, dan sehat. Pohon yang ditanam di lingkungan UIN Mataram diharapkan memberi manfaat ekologis, estetika, dan ekonomis sebagai sumber pangan masa depan. LP2M-Adita@Humas


