MATARAM: Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti Auditorium Kampus II UIN Mataram saat 495 lulusan resmi dikukuhkan pada Wisuda ke-53 yang digelar hari ini. Di tengah gema syukur atas kelulusan, acara ini juga menjadi ruang bagi kampus untuk menyerukan empati dan solidaritas bagi masyarakat yang tengah tertimpa musibah di wilayah Sumatra dan Aceh. Sabtu, 06/12/2025

Prosesi wisuda berlangsung khidmat di bawah kepemimpinan Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., yang secara simbolis melepas ratusan sarjana, magister, dan doktor dari berbagai fakultas. Dalam momen tersebut, Rektor kembali menegaskan komitmen institusi untuk mendampingi perjalanan akademik sekaligus masa depan para lulusan di dunia profesional.
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi akademik, Rektor memberikan beasiswa dan uang tunai kepada enam wisudawan terbaik dari fakultas dan pascasarjana. Bantuan tersebut diharapkan menjadi pendorong bagi mereka untuk melanjutkan studi hingga jenjang magister dan doktor, sekaligus menjadi teladan bagi mahasiswa lainnya dalam menapaki tangga akademik.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi yang tulus kepada seluruh orang tua, wali, dan keluarga wisudawan yang hadir mendampingi putra-putrinya merayakan kelulusan. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, doa, dan dukungan keluarga yang selama bertahun-tahun mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada UIN Mataram.
“Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh orang tua dan keluarga besar wisudawan atas kepercayaannya kepada UIN Mataram. Hari ini menjadi bukti bahwa kampus ini terus menjadi ruang tumbuh, ruang proses, dan ruang pengabdian bagi generasi muda yang siap berkiprah membangun negeri,” ungkap Rektor.
Lebih jauh, Rektor menjelaskan bahwa UIN Mataram sedang memfinalisasi kerja sama strategis dengan sebuah perusahaan internasional, yang dalam waktu dekat akan membuka peluang rekrutmen bagi 240 alumni sesuai kebutuhan tenaga profesional. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen kampus dalam memperluas akses kerja bagi lulusan di sektor formal maupun swasta.

Mengakhiri sambutanya, Rektor mengajak seluruh hadirin untuk mengirimkan doa dan uluran bantuan bagi saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatra dan Aceh. Ajakan ini disampaikan sebagai wujud kepedulian dan solidaritas sosial yang menjadi bagian dari nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh UIN Mataram.
“Di tengah kebahagiaan ini, mari kita luangkan ruang dalam hati untuk mendoakan dan membantu saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah. Doa dan donasi kita adalah bentuk kepedulian yang berarti bagi mereka,” tegasnya.
Wisuda ke-53 UIN Mataram tidak hanya menandai keberhasilan akademik ratusan mahasiswa, tetapi juga menegaskan peran kampus sebagai pusat pembentukan karakter, empati, dan pengabdian. Selamat kepada seluruh wisudawan semoga langkah baru ini menjadi jalan menuju masa depan yang penuh keberkahan dan keberhasilan. Adita@Humas-ppid


