Tiga mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) UIN Mataram berhasil terpilih menjadi pemakalah dalam Seminar Teknologi dan Sains Nasional yang diselenggarakan oleh Akademisi dan Saintis Indonesia (ASASI) di hotel Merumata Lombok, 2 Desember 2025. Ketiganya mempresentasikan hasil penelitian skripsi yang dikembangkan bersama para dosen pembimbing dan telah dikirim untuk diterbitkan dalam prosiding nasional serta book chapter.

Mereka adalah Sahrul Ihsan Tanjung, dengan pembimbing Dr. Ika Rama Suhandra dan Hery Rahmat, M.Hum; Nur Khairunnisa Annuri, dibimbing oleh Prof. Dr. Mugni Assapari, M.Pd.B.Ing. dan Soni Ariawan, M.Ed.; serta Ritmayatul Qodriyani, dengan pembimbing Prof. Dr. Hj. Nurul Lailatul Khusniyah, M.Pd. dan Soni Ariawan, M.Ed. Ketiganya memaparkan temuan penelitian terkait pendidikan bahasa Inggris, teknologi pendidikan, dan pembelajaran online learning yang relevan dengan tantangan era digital.

Seminar nasional ini dibuka secara resmi oleh Dirjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, M. Fauzan Adzim, Ph.D., yang mewakili Menteri. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kontribusi riset dari generasi muda dalam mendorong inovasi pendidikan dan pengembangan teknologi nasional.

Ketua ASASI Pusat sekaligus Guru Besar ITB, Prof. Dr. Elfahmi, M.Si. memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemakalah, termasuk tiga mahasiswa dari UIN Mataram. Menurutnya, partisipasi mahasiswa dalam forum ilmiah nasional adalah langkah penting untuk membangun budaya riset dan meningkatkan kualitas akademik di kalangan perguruan tinggi.

Ssminar nasional tahun ini diikuti oleh lebih dari 40 pemakalah dari lebih 30 perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia. Panitia menyampaikan bahwa antusiasme peserta menunjukkan kuatnya komitmen akademisi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan menjalin kolaborasi riset lintas institusi. Akademisi dan Saintis Indonesia (ASASI) menjadi rumah untuk para akademisi dan Saintis berkolaborasi dalam memaksimalkan potensi riset untuk memberikan dampak yang lebih luas kepada masyarakat.

Partisipasi tiga mahasiswa UIN Mataram ini menjadi bukti kemampuan generasi muda kampus dalam bersaing di forum ilmiah nasional dan diharapkan mendorong mahasiswa lain untuk aktif menghasilkan riset berkualitas.@humas