MATARAM: Universitas Islam Negeri Mataram sukses menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) Mudir Mahad Al-Jamiaah sekaligus Musabaqah Rihlah Ilmiah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia. Kegiatan bergengsi ini digelar di Hotel Golden Palace Mataram dan secara resmi dibuka oleh Staf Khusus Menteri Agama RI, Farid F. Saenong, Ph.D., yang membidangi pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan moderasi beragama. Rabu, 26/11/2025

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. TGH Masnun Tahir, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat jaringan Mahad Al-Jamiaah di seluruh Indonesia. “Munas PTKIN bukan hanya ajang koordinasi, tetapi juga wadah kolaborasi dan pertukaran praktik terbaik. Kegiatan ini memperkuat sinergi antar-pengelola Mahad serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi Islam secara nasional,” ujar Prof. Masnun Tahir.

Ketua Panitia Munas, Prof. Dr. H. M. Zaidi Abdad, melaporkan bahwa persiapan kegiatan dilakukan dengan matang, melibatkan seluruh civitas akademika UIN Mataram dan stakeholder terkait. “Kami memastikan seluruh rangkaian acara, mulai dari musyawarah, diskusi, hingga Musabaqah Rihlah Ilmiah, berjalan lancar, produktif, dan memberi manfaat maksimal bagi peserta dari seluruh PTKIN,” jelas Prof. Zaidi Abdad.

Staf Khusus Menteri Agama RI, Farid F. Saenong, Ph.D., memberikan apresiasi khusus terhadap kesigapan UIN Mataram. “Persiapan yang matang, koordinasi yang rapi, serta keterlibatan seluruh civitas akademika menjadikan UIN Mataram contoh profesionalisme dan kesiapan dalam menyukseskan agenda nasional PTKIN,” ungkap beliau.

Munas dan Musabaqah Rihlah Ilmiah ini berlangsung selama tiga hari di Mataram, diikuti seluruh Mudir Mahad Al-Jamiaah se-Indonesia. Kegiatan ini menjadi forum kolaborasi, pertukaran praktik terbaik, serta penguatan prinsip moderasi beragama dan kompetensi pendidikan tinggi Islam yang inklusif, inovatif, dan harmonis. Adita@Humas-ppid