MATARAM: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Mataram melaksanakan evaluasi akhir (internal dan eksternal) pelaksanaan penelitian Tahun 1 untuk Tim Peneliti Program Studi Tadris Matematika, pada Senin, 24 November 2025. Evaluasi ini menjadi tahapan penting dalam memetakan capaian kinerja riset multiyears berjudul Desain Pembelajaran Matematika Berbasis Moderasi Beragama yang didukung oleh skema Mora The Air Funds selama tiga tahun.

Kegiatan evaluasi dilakukan untuk memastikan akuntabilitas proses riset serta menguatkan arah pengembangan luaran yang lebih berdampak pada penguatan keilmuan multidisipliner. LP2M UIN Mataram menghadirkan evaluator internal dan eksternal untuk memberikan masukan strategis bagi penyempurnaan kinerja penelitian.

Sebagai evaluator internal, Prof. Dr. H. Akhamd Asyari, M.Pd. menekankan pentingnya menjaga kualitas penelitian, baik dari aspek substansi maupun teknis. Ia mendorong tim peneliti untuk terus memperhalus kerangka teoritik dan metodologis agar hasil riset dapat menjadi rujukan kuat bagi pengembangan ilmu matematika yang integratif.

Sementara itu, Dr. M. Yusup, M.Si. memberikan catatan mengenai optimalisasi program Mora The Air Funds sebagai ruang percepatan hilirisasi riset, khususnya dalam bentuk kegiatan pengabdian. Ia juga mendorong tim untuk mengintegrasikan perspektif gender dalam setiap tahapan riset agar hasil penelitian mencerminkan keberpihakan pada inklusivitas, sesuai mandat LP2M UIN Mataram.

Evaluasi eksternal yang dilakukan secara daring menghadirkan dua akademisi terkemuka. Prof. Dr. Sri Ariani, M.Si. dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menilai penelitian ini memiliki potensi besar dalam memperkaya literatur moderasi beragama di bidang pendidikan matematika. Ia menyarankan agar tim memperluas keterlibatan akademisi maupun praktisi lintas agama dan budaya untuk memperkaya dimensi penelitian. Selain itu, ia menekankan pentingnya uji coba desain pembelajaran dalam cakupan yang lebih luas dengan variasi materi pokok yang beragam.

Evaluator eksternal lainnya, Salamah Agung, MA., Ph.D., memberikan sorotan konseptual bahwa hasil penelitian diharapkan mampu menghadirkan perspektif baru dalam praktik pembelajaran matematika. Menurutnya, guru perlu didorong untuk tidak hanya berpaku pada capaian kurikulum, tetapi mampu mengeksplorasi nilai-nilai matematika dalam konteks aktivitas sosial. Dengan demikian, desain pembelajaran yang dikembangkan dapat menyajikan matematika sebagai konstruksi yang berangkat dari realitas sosial menuju representasi formal, sehingga lebih relevan dan humanistik.

Kegiatan evaluasi akhir ini juga melibatkan tim LP2M dan bagian Keuangan UIN Mataram untuk memastikan kesesuaian substansi riset sekaligus ketepatan laporan pertanggungjawaban keuangan. Komitmen akuntabilitas ini menjadi dasar bagi keberlanjutan program penelitian Mora The Air Funds pada tahun-tahun berikutnya.

Melalui evaluasi menyeluruh ini, LP2M UIN Mataram berharap penelitian Tahun 1 dapat menjadi pijakan kuat menuju pengembangan luaran riset yang lebih inovatif, inklusif, dan berdampak luas pada penguatan moderasi beragama dalam pendidikan matematika. Adita@Humas-ppid