MATARAM: Tes “Hamza” yang dikembangkan oleh Majma’ Malik Salman, Arab Saudi, dan menggunakan standar Common European Framework of Reference for Languages (CEFR) resmi diselenggarakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram melalui UPT Pengembangan Bahasa. Rektor Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., memberikan apresiasi terhadap tingginya antusiasme peserta yang mengikuti tes kompetensi Bahasa Arab bertaraf internasional ini.

Sebanyak 105 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan berpartisipasi dalam dua sesi ujian yang berlangsung pada 20–21 November 2025 di Laboratorium Bahasa UPT Pengembangan Bahasa, Gedung Research Center lantai 2. Tes ini memberikan ukuran objektif mengenai tingkat kemahiran Bahasa Arab peserta, mulai dari level dasar hingga mahir, sesuai standar CEFR yang diakui secara global.
Pelaksanaan tes Hamza ini turut menghadirkan pengawas dan narasumber dari Arab Saudi, Dr. Mansur Al-Rasyid, yang memastikan seluruh proses ujian berlangsung sesuai ketentuan internasional. Kehadiran beliau memberikan pengalaman langsung bagi peserta untuk memahami struktur ujian, tata cara penilaian, serta standar penguasaan Bahasa Arab menurut penutur asli.
Kepala UPT Pengembangan Bahasa, Dr. Muhsinin, MA., menegaskan bahwa tes ini merupakan peluang besar bagi peserta untuk mengukur kemampuan secara lebih akurat. Menurutnya, hasil tes dapat menjadi bekal penting bagi mereka yang ingin meraih beasiswa ke Timur Tengah, melanjutkan studi di luar negeri, atau memperkuat rekam jejak akademik.

“Tes Hamza bukan hanya mengukur kecakapan bahasa, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam menapaki peluang internasional. Ini adalah momentum yang berharga,” ujar Dr. Muhsinin saat mendampingi delegasi Hamza.
Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H.Masnun Tahir, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya tes dan semangat peserta yang mengikuti ujian internasional tersebut. Ia menyebut para peserta sebagai representasi kualitas sumber daya manusia UIN Mataram yang siap bersaing secara global.
“Kemampuan bahasa asing, khususnya Bahasa Arab, adalah kunci penting dalam pengembangan akademik. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa UIN Mataram memiliki generasi yang siap melangkah ke arena internasional,” ungkapnya.
Rektor juga memberikan apresiasi kepada UPT Pengembangan Bahasa serta International Office yang dinakhodai Dr. Muhammad Irwan, Ph.D., atas inisiatif memperluas kerja sama internasional yang relevan dengan kebutuhan akademik kampus.
Dengan terselenggaranya Tes Hamza berstandar CEFR ini, UIN Mataram berharap para peserta dapat meningkatkan penguasaan Bahasa Arab secara lebih sistematis, menjadikan hasil tes sebagai acuan evaluasi diri, dan terus mengembangkan kompetensi untuk meraih peluang akademik dan profesional di tingkat global. Mqcum-Adita@Humas


