MATARAM: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menegaskan komitmen kampus dalam memperkuat kompetensi bahasa asing civitas akademika dengan menggandeng lembaga tes internasional “Hamza” dari Majma’ Malik Salman, Arab Saudi. Kolaborasi strategis ini diwujudkan melalui pelaksanaan tes kemahiran Bahasa Arab yang diinisiasi oleh UPT Pengembangan Bahasa UIN Mataram.

Kemitraan ini menjadi langkah maju UIN Mataram dalam menghadirkan instrumen evaluasi kemampuan Bahasa Arab yang berstandar internasional. Tes “Hamza” yang dikembangkan oleh Kompleks Raja Salman untuk Bahasa Arab menggunakan standar Common European Framework of Reference for Languages (CEFR) dan telah hadir di berbagai negara sebagai alat ukur resmi kompetensi bagi nonpenutur asli.
Pelaksanaan tes di UIN Mataram diawali dengan masa pendaftaran dan verifikasi peserta, dilanjutkan pembekalan peserta pada 14 November serta pembekalan pengawas pada 15 November. Ujian berlangsung pada Kamis–Jumat, 20–21 November 2025 di Laboratorium Bahasa UPT Pengembangan Bahasa, Gedung Research Center lantai 2, dengan dua sesi yang diikuti 105 peserta dari berbagai unsur civitas akademika.
Kegiatan ini semakin bermakna dengan kehadiran narasumber sekaligus pengawas dari Arab Saudi, Dr. Mansur Al-Rasyid, yang memastikan kualitas penyelenggaraan sesuai prosedur internasional. Interaksi langsung dengan tenaga ahli dari negara asal Bahasa Arab ini diharapkan mampu menumbuhkan motivasi baru bagi mahasiswa dan dosen dalam mempelajari bahasa secara lebih sistematis dan otentik.

Kepala UPT Pengembangan Bahasa, Dr. Muhsinin, MA., menilai penyelenggaraan Hamza Test sebagai terobosan signifikan bagi UIN Mataram. Menurutnya, instrumen ini dapat menjadi acuan global dalam mengukur tingkat kemahiran Bahasa Arab sekaligus membuka peluang strategis seperti beasiswa ke Timur Tengah, pengakuan internasional, serta penguatan jejaring profesional.
Rektor UIN Mataram, Prof. Masnun, dalam pengantarnya memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan bahwa UIN Mataram sejak awal berkomitmen mendukung semua inisiatif yang memperkuat kualitas akademik, termasuk penguasaan bahasa asing sebagai modal utama bersaing di era global.
Beliau juga memuji langkah progresif UPT Pengembangan Bahasa dan International Office UIN Mataram di bawah kepemimpinan Dr. Muhammad Irwan, Ph.D., yang terus memperluas kerja sama internasional.
“Sebagai satu-satunya universitas Islam negeri di Nusa Tenggara, UIN Mataram memikul tanggung jawab besar dalam mengembangkan kompetensi Bahasa Arab, yang sejak lama menjadi bagian dari proses akademik di kampus kita. Upaya ini sejalan dengan visi besar UIN Mataram menuju universitas Islam berstandar global, Toward International University,” tegas Prof. Masnun.
Dengan kerja sama ini, UIN Mataram berharap mampu memperkuat posisi sebagai pusat pengembangan bahasa asing di kawasan timur Indonesia, serta memperluas akses civitas akademika pada berbagai peluang pendidikan dan kolaborasi internasional. Mqcum-Adita@HUmas


