
MANAJEMEN RISIKO DAN PENYUSUNAN PETA RESIKO DI UIN MATARAM: MEMBANGUN KETAHANAN INSTITUSI MELALUI STRATEGI PROAKTIF
Humas (11-10-2025) – Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan keterampilan dalam manajemen risiko, UIN Mataram telah sukses menyelenggarakan workshop bertajuk “Manajemen Risiko dan Penyusunan Peta Resiko”. Acara yang berlangsung pada 10 dan 11 November 2025, ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk dosen,dan staf administrasi.
Workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya manajemen risiko dalam lingkungan pendidikan. Dalam sambutannya, Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag yang diwakili oleh Wakil Rektor II Prof. Dr. H. Muhammad Saleh, MA, menekankan bahwa pengelolaan risiko yang baik adalah kunci untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan produktif. “Di era yang penuh ketidakpastian ini, kita perlu membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko yang mungkin dihadapi oleh institusi kita,” ujarnya.

Acara ini dipandu oleh Taufik Kurrohman, SE.,MSA.,PhD.,AkCA.,CFrA.,CRMP., CIISA.,CSRS.,CGAE.,QIA., seorang ahli manajemen risiko yang telah berpengalaman di berbagai sektor. Dalam sesi pertama, Taufik Kurrohman, SE.,MSA.,PhD.,AkCA.,CFrA.,CRMP., CIISA.,CSRS.,CGAE.,QIA menjelaskan konsep dasar manajemen risiko, termasuk identifikasi risiko, analisis risiko, dan strategi mitigasi. Peserta diajak untuk berpartisipasi aktif melalui diskusi interaktif dan studi kasus yang relevan.
Sesi kedua workshop berfokus pada penyusunan rencana mitigasi risiko. Peserta dibagi menjadi kelompok kecil untuk merancang rencana mitigasi yang aplikatif dan sesuai dengan konteks UIN Mataram. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta, tetapi juga mendorong kolaborasi dan pertukaran ide di antara mereka.

“Workshop ini sangat bermanfaat, karena memberikan wawasan baru tentang bagaimana kita dapat mengelola risiko di lingkungan kampus. Saya merasa lebih siap untuk menghadapi tantangan yang mungkin muncul di masa depan,” ungkap H. Sapardi, SE.,MM, salah satu peserta workshop.
Selain sesi materi, workshop ini juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab yang memungkinkan peserta untuk mendalami lebih jauh topik yang dibahas. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada pembicara.
engan suksesnya workshop ini, diharapkan UIN Mataram dapat menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya dalam mengelola risiko secara efektif dan berkelanjutan. Melalui pendekatan yang proaktif, UIN Mataram berupaya untuk menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh civitas akademika.@humas


