MATARAM: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyampaikan kekaguman dan apresiasi yang tinggi atas keteladanan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang dinilai berhasil menampilkan kepemimpinan komunikatif dan berkeadaban dalam membangun komunikasi publik yang modern, terbuka, serta berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan. Rabu, 05/10/2025

Pernyataan ini disampaikan Rektor UIN Mataram menyusul penghargaan bergengsi Top GPR Figure Award 2025 yang diterima Menteri Agama dalam ajang 5th Top Government Public Relation Award 2025 di Jakarta. Penghargaan tersebut diberikan oleh GPR Institute kepada tokoh publik yang dinilai mampu mengelola komunikasi publik secara cepat, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.
“Kami di UIN Mataram melihat sosok Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., sebagai figur pemimpin yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai etika dan empati dalam setiap komunikasi publiknya. Beliau mengajarkan bahwa komunikasi adalah jembatan peradaban,” ujar Prof. Masnun Tahir, Rabu (5/11/2025).
Menurut Rektor, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras Kementerian Agama dalam mengembangkan sistem komunikasi publik yang partisipatif dan edukatif. Gaya komunikasi Menteri Agama yang menyejukkan dan sarat nilai spiritual dinilai berhasil memperkuat citra pemerintah sebagai lembaga yang terbuka dan berorientasi pada pelayanan umat.
“Kekuatan komunikasi Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., terletak pada ketulusannya. Beliau mampu menghadirkan narasi keagamaan yang damai dan menumbuhkan harapan di tengah tantangan sosial yang kompleks. Keteladanan semacam ini sangat dibutuhkan dalam birokrasi modern,” lanjutnya.
Rektor juga menilai bahwa sosok Menteri Agama menjadi inspirasi bagi dunia akademik, khususnya bagi civitas akademika UIN Mataram, dalam mengembangkan tradisi komunikasi yang beradab dan membangun kepercayaan publik. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang berlandaskan nilai moral dan spiritual merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban Islam yang inklusif.
“Beliau menunjukkan bagaimana prinsip komunikasi publik dapat bersinergi dengan nilai dakwah. Komunikasi yang cerdas, lembut, dan bernurani adalah kekuatan sejati dalam melayani umat dan membangun harmoni bangsa,” tambah Rektor.
Prof. Masnun juga menyampaikan harapan agar penghargaan tersebut menjadi momentum bagi Kementerian Agama untuk terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN), termasuk UIN Mataram, dalam memperluas ekosistem komunikasi publik yang informatif, edukatif, dan berkeadaban.
“Kami siap mendukung setiap langkah Kementerian Agama dalam memperkuat literasi komunikasi publik berbasis nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. Semoga keteladanan Bapak Menteri menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk membangun komunikasi yang menebar kebaikan dan kebijaksanaan,” tutupnya.
Ajang Top Government Public Relation Award merupakan kegiatan tahunan yang diberikan kepada instansi pemerintah dan tokoh publik yang dinilai berhasil mengelola komunikasi publik di era digital, membangun keterlibatan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Dengan penghargaan ini, Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Prof. Nasaruddin Umar semakin meneguhkan diri sebagai lembaga yang inovatif, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkeadaban. Adita@HUmas-ppid.


