BANDUNG: Dalam rangka memperkuat tata kelola informasi publik dan meningkatkan kapasitas Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Universitas Islam Negeri  Mataram melaksanakan kegiatan benchmarking ke PPID UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Senin hingga Rabu, 3–5 November 2025. Senin, 3/11/2025

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., memberikan apresiasi tinggi kepada tim PPID atas semangat dan dedikasi dalam membawa UIN Mataram menjadi kampus yang informatif dan terbuka. Ia menegaskan bahwa upaya penguatan PPID merupakan bagian dari akselerasi kebijakan nasional di bawah arahan Menteri Agama Republik Indonesia yang menempatkan keterbukaan informasi sebagai prioritas strategis.

“Tim PPID UIN Mataram harus bergerak cepat, tidak boleh tertinggal. Kita memang baru memulai, tapi semangat kita harus berlipat. Kita sedang berlari mengejar ketertinggalan dan harus mampu mencapai target tahun ini dengan meraih predikat Cukup Informatif. Tahun depan kita targetkan menjadi Informatif. Insya Allah, UIN Mataram siap lahir batin untuk menjadi kampus informatif,” tegas Rektor.

Rombongan PPID UIN Mataram diterima secara resmi oleh PPID Utama UIN Sunan Gunung Djati Bandung bersama Wakil Rektor II Prof. Dr. H. Tedi Priatna, M.Ag  Bersama koordinator PPID Pelaksana Dian Nuraiman, M.Si., M.Sc., Ph.D. dan jajaran tim PPID lainnya. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kolaboratif. Diskusi dan sharing session di antara kedua belah pihak membahas berbagai strategi sukses pengelolaan keterbukaan informasi publik di lingkungan perguruan tinggi keagamaan negeri.

H. Sapardi, SE., MM. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UIN Mataram dalam memperkuat peran PPID sebagai garda depan dalam mewujudkan tata kelola kampus yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. “Kami belajar langsung dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang telah berprestasi meraih predikat Kampus Informatif dari Komisi Informasi Republik Indonesia. Pengalaman dan inovasi mereka menjadi inspirasi penting untuk mempercepat langkah UIN Mataram menuju level yang sama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihak PPID UIN Sunan Gunung Djati Bandung berbagi sejumlah praktik terbaik dalam pengelolaan keterbukaan informasi, mulai dari penguatan struktur kelembagaan, digitalisasi layanan informasi publik, hingga optimalisasi platform komunikasi yang ramah pengguna. Mereka juga menekankan pentingnya komitmen pimpinan dan sinergi antarunit kerja dalam membangun budaya transparansi di lingkungan kampus. Adita@Humas-ppid