MATARAM: Puncak perayaan Dies Natalis ke-59 Universitas Islam Negeri Mataram berlangsung khidmat dan sarat makna ekologis. Dengan mengusung tema “Ekoteologi dan Green Campus: Merawat Bumi sebagai Ibadah dan Peradaban,” UIN Mataram meneguhkan diri sebagai pelopor perguruan tinggi Islam yang berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan. Sabtu, 25/10/2025

Momentum puncak Dies Natalis tahun ini ditandai dengan penanaman sejumlah pohon di Taman Gedung Rektorat UIN Mataram, dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., didampingi para wakil rektor, dekan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Suasana haru dan penuh semangat terasa ketika seluruh peserta menanam pohon sebagai simbol kehidupan, keberlanjutan, dan ibadah ekologis.
Dalam sambutannya, Rektor Prof. Masnun Tahir menegaskan bahwa penanaman pohon ini bukan sekadar seremonial, tetapi refleksi teologis atas tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. “Ekoteologi Islam mengajarkan bahwa menjaga alam adalah bagian dari iman. Menanam pohon berarti menanam amal jariyah, menumbuhkan harapan, dan menegakkan peradaban yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Beliau menambahkan, paradigma Ekoteologi Islam kini menjadi arah strategis UIN Mataram dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang berpadu dengan kesadaran ekologis. Visi tersebut diwujudkan melalui program Green Campus, efisiensi energi, pengelolaan limbah, penghijauan lingkungan kampus, hingga gerakan Duta SDGs UIN Mataram yang melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan.
Penanaman pohon di taman rektorat menjadi lambang konkret dari nilai-nilai Asta Prima khususnya nilai Responsif dan Inovatif yang mengajarkan sivitas akademika untuk peka terhadap tantangan zaman dan kreatif dalam menghadirkan solusi berbasis nilai Islam.
Selain kegiatan penghijauan, acara puncak Dies Natalis juga diisi dengan refleksi akademik, doa kebangsaan, dan pemberian penghargaan kepada dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa berprestasi di tingkat nasional dan internasional.
“Dari taman ini, kita tanam harapan bagi generasi mendatang. Semoga pohon-pohon ini tumbuh bersama cita-cita besar UIN Mataram menjadi kampus hijau berkelas dunia yang membawa rahmat bagi semesta,” tutup Rektor. Adita@Humas


