MATARAM: Menjelang peringatan Hari Santri Nasional dan Dies Natalis ke-59 Universitas Islam Negeri Mataram, Rektor Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag. memimpin langsung rapat persiapan kegiatan yang digelar di Ruang Sidang Rektorat pada Senin (13/10/2025). Rapat tersebut dihadiri para wakil rektor, dekan, direktur pascasarjana, para kabag, serta panitia inti Dies Natalis.

Dalam arahannya, Rektor menegaskan bahwa peringatan Dies Natalis tahun ini menjadi momentum istimewa karena akan dihadiri langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Kegiatan yang akan berlangsung secara maraton dari 22 hingga 25 Oktober 2025 tersebut dipersiapkan secara matang oleh seluruh unsur panitia agar memberikan kesan mendalam dan manfaat bagi sivitas akademika serta masyarakat luas.

“InsyaAllah Dies Natalis kita tahun ini bukan hanya perayaan seremonial, tapi juga momentum spiritual dan intelektual. Kehadiran Bapak Menteri Agama akan menjadi penyemangat baru bagi UIN Mataram dalam memperkuat peran keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan,” ujar Rektor dalam sambutannya.

Rapat tersebut dipandu oleh Wakil Rektor II, Prof. Dr. H. Saleh Ending, M.Ag., selaku Ketua Panitia Hari Santri dan Dies Natalis ke-59. Dalam pemaparannya, Prof. Saleh menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan akan meliputi sejumlah agenda akademik, keagamaan, sosial, dan budaya, termasuk upacara Hari Santri, seminar nasional, khitanan massal, pameran inovasi mahasiswa, serta malam puncak Dies Natalis.

“Semua kegiatan dirancang dengan semangat partisipatif lintas unit dan fakultas. Kami ingin Dies Natalis ke-59 ini menjadi ruang refleksi sekaligus kontribusi nyata kampus terhadap masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Masnun menegaskan bahwa tema besar Dies Natalis ke-59 akan mengusung semangat Kurikulum Cinta, Ekoteologi, dan Kerukunan Baru  sebuah visi akademik dan sosial yang menegaskan identitas UIN Mataram sebagai kampus rahmatan lil ‘alamin. Tema ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran ekologis, memperkuat nilai kemanusiaan, dan meneguhkan kerukunan antarumat.

“Dies Natalis bukan sekadar mengenang usia, tetapi meneguhkan komitmen kita terhadap masa depan. UIN Mataram harus menjadi kampus yang cinta ilmu, cinta lingkungan, dan cinta sesama,” tambah Rektor. Adita@Humas