MATARAM: Pascasarjana UIN Mataram melakukan shilaturrahmi koordinasi setelah pengangkatan Kaprodi dan Sekprodi baru periode 2025-2029. Agenda yang diinisiasi Direktur Pascasarjana UIN Mataram tersebut dengan mengundang Wakil Direktur, kaprodi, sekprodi dan kasubag TU pada Kamis Sore (09/10), pukul 15.00 WITA di ruang direktur Pascasarjana dalam rangka shilaturrahmi dan kordinasi sekaligus memperkuat keakraban tim.

Mengawali pertemuan Bapak Direktur Pascasarjana Prof. Dr. H. Subhan Abdullah Achim, M.A. dan Bapak Wakil Direktur Prof. Dr. H. Saparudin, M.Ag., memberikan ucapan selamat atas amanah yang diberikan kepada Kaprodi dan Sekprodi.
Dalam kesempatan ini juga Direktur Pascasarjana memberikan trobosan baru dalam hal progres Pascasarjana kedepan. Direktur Pascasarjana dalam arahannya meminta agar Kaprodi, Sekprodi dan staf bersinergi dalam menjalankan program dan pengelolaan akademik berdasarkan sistem manajemen berbasis regulasi yang berlaku namun pleksibel dan dinamis. Kerjaan akademik diselesaikan secara teratur dan terukur serta dilaksanakan secara bersama tanpa melihat status jabatan sehingga aktivitas akademik dapat menuju akreditasi unggul 100 persen sesuai target, sehingga berkerja mestinya berbasis akreditasi. Bahkan arah kita sekarang setelah institusi unggul adalah internasionalisasi lembaga.
Selanjutnya, Wakil Direktur menyampaikan poin penting antara lain pascasarjana mesti menjaga marwah akademik, idealisme akademik, serta keilmuan di pasca harus kontras terlihat dibandingkan di sarjana, learning manajemen berbasis digital, penyesuain kembali atas terjadinya perubahan regulasi, akademik insidental, pembukaan prodi baru dan sarana prasarana. Untuk terus menghidupakan suasana akademik di kampus besok hari Jum’at (10/10) jam 14.00 WITA di Aula Pascasarjana akan melaksanakan visiting lecturer bersama Prof. Imam Machfudi, M.Pd., Ph.D.
Dalam acara keakraban ini, dibuka sesi diskusi masing-masing prodi memberikan pandangan, saran dan masukan sesuai arahan awal yang diberikan Bapak Direktur dan Wakil Direktur. Beberapa masukan yang diberikan antara lain membuat pertemuan rutin yang terjadwal, Prodi melakukan kordinasi dengan direktur dan wakil direktur dalam pembimbingan ataupun penjadwalan ujian supaya ada mekanisme kontrol, memperbanyak pubilikasi ilmiah berbasis kolaboratif, terget minimal 10 mahasiswa asing melalui jalur beasiswa, menyatukan persepsi dalam mengimplementasikan regulasi dan masukan lainya banyak disampaikan dalam diskusi ini. Permulaan yang baik untuk menjadikan pescasarjana UIN Mataram lebih baik lagi “bidayatuka hinayatuka”. Adita@Humas


