MATARAM: Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih apresiasi publik sebagai salah satu menteri dengan kinerja terbaik dalam survei nasional terbaru Indo Survey & Consulting (ISC) menjelang satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo. Berdasarkan hasil survei tersebut, Prof. Nasaruddin mencatat tingkat kepuasan publik mencapai 75%, dan menempati posisi teratas bersama Menteri Keuangan, Sekretaris Kabinet, dan Menko PMK. Senin, 06/10/2025

Capaian ini menunjukkan keberhasilan Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Prof. Nasaruddin Umar dalam mewujudkan tata kelola kementerian yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Sejumlah program prioritas yang diluncurkan telah dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, di antaranya transformasi digital layanan haji dan umrah, penguatan moderasi beragama di lembaga pendidikan dan komunitas lintas iman, sertarespons cepat terhadap isu-isu kemanusiaan dan sosial-keagamaan di berbagai daerah.
Salah satu inovasi strategis yang sangat diapresiasi publik adalah transformasi pesantren. Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar tidak hanya memperkuat pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional, tetapi juga mendorongnya menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat. Melalui program kemandirian pesantren, akses teknologi digital, serta dukungan permodalan, pesantren kini tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi berbasis komunitas yang mampu menjawab tantangan zaman.
Apresiasi atas capaian tersebut datang dari berbagai kalangan, termasuk Rektor UIN Mataram sekaligus Ketua Forum Rektor PTKN se-Indonesia, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., yang menegaskan bahwa keberhasilan beliau sebagai bukti nyata kepemimpinan yang berintegritas dan visioner.

“Kami di Forum Rektor PTKN merasa bangga dan littakziman atas capaian Bapak Menteri Agama. Beliau adalah sosok pemimpin dengan akhlak, visi, dan dedikasi tinggi yang selalu menempatkan kemaslahatan umat sebagai orientasi utama. Kepemimpinan beliau tidak hanya membangun sistem birokrasi yang efektif dan transparan, tetapi juga menginspirasi seluruh perguruan tinggi keagamaan untuk terus berinovasi dalam menciptakan peradaban ilmu yang berkeadaban,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Dr. H.Masnun menegaskan bahwa capaian ini menjadi cermin keberhasilan Kementerian Agama dalam mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga keagamaan negara. Ia juga menilai bahwa kepemimpinan Prof. Nasaruddin menghidupkan kembali semangat kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam memperkuat moderasi beragama, pemberdayaan masyarakat, serta transformasi digital di bidang layanan keagamaan.
“Bapak Menteri telah memberi contoh bahwa pelayanan publik di bidang keagamaan bisa dilakukan dengan profesional, modern, dan humanis. Ini adalah teladan besar bagi kami semua di PTKN untuk memperkuat peran akademik sekaligus sosial dalam membangun bangsa yang damai, inklusif, dan berdaya saing,” tambahnya.
Konsistensi dan komitmen Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar dalam menjaga integritas dan efektivitas Kementerian Agama menjadi modal penting dalam memperkuat harmoni sosial-keagamaan di Indonesia, di tengah tantangan global dan dinamika masyarakat yang semakin kompleks. Adita@Humas-ppid


