Mataram: Wisuda Universitas Islam Negeri Mataram yang biasanya identik dengan tawa dan kebahagiaan, kali ini diselimuti suasana duka mendalam. Air mata mengiringi momen sakral ketika nama Vira Izzati, S.Pd, dipanggil sebagai salah satu lulusan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Almarhumah telah berpulang ke Rahmatullah beberapa hari sebelum wisuda, meninggalkan sejuta kenangan dan cita-cita yang belum sempat diwujudkan. Sabtu, 23/08/2025

Ayahanda almarhumah, dengan langkah berat dan deraian air mata, mewakili kehadiran putrinya. Ia menerima langsung ijazah dan gelar sarjana yang diserahkan oleh Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag. Pemandangan penuh haru itu membuat seisi ruangan larut dalam kesedihan, menjadikan wisuda bukan hanya perayaan akademik, melainkan juga penghormatan terakhir bagi sosok putri terbaik kampus hijau.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan belasungkawa mendalam. “Ananda Vira adalah teladan kesabaran, keikhlasan, dan semangat pengabdian. Meski telah tiada, semangatnya untuk terus menimba ilmu dan mengabdi di dunia pendidikan akan selalu hidup dalam ingatan kami. Semoga Allah SWT menempatkannya di sisi terbaik-Nya, serta menguatkan keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Prof. Masnun dengan suara lirih.

Kepergian Vira terasa begitu mendadak. Baru satu bulan ia mengabdi sebagai guru di PAUD Kekeri, dikenal sabar dan tidak pernah mengeluh. Ia bahkan sempat merayakan gaji pertamanya dengan makan malam sederhana bersama keluarga. Tidak ada firasat sedikit pun sebelum kepergiannya. Sang ayah mendapati putri tercinta dalam kondisi menyerupai takbiratul ihram, seolah tengah bersiap menunaikan salat terakhir.

Almarhumah meninggalkan banyak harapan dan cita-cita. Ia berencana melanjutkan studi S2 dan melangsungkan pernikahan selepas wisuda. Namun, takdir berkata lain. Allah SWT lebih mencintainya, memanggilnya pulang dalam usia muda dengan khusnul khatimah.

Secara akademik, almarhumah bernama lengkap Vira Izzati dengan NIM 210110099, berhasil menyelesaikan skripsinya yang berjudul “Meningkatkan Kemampuan Matematika Awal Anak Usia 5-6 Tahun melalui Permainan Puzzle di TK Tanwirul Qulub Pejarakan Ampenan.” Karya ini menjadi bukti komitmennya terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini.

Wisuda tahun ini pun menjadi saksi bahwa keberhasilan akademik tidak selalu dirayakan dengan senyum bahagia, tetapi juga dapat diiringi air mata kesedihan. Nama Vira Izzati, S.Pd kini abadi dalam kenangan akademik UIN Mataram, sebagai simbol perjuangan, dedikasi, dan cinta seorang pendidik muda yang pergi terlalu cepat. Adita@Humas