Mataram: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menegaskan komitmennya menjadikan UIN Mataram sebagai Kampus Informatif sebagai salah satu langkah strategis di awal periode kepemimpinan keduanya. Dalam arahannya pada Apel Pagi bersama para pejabat dan pegawai di halaman Rektorat, Senin (5/8/2025), Prof. Masnun meminta seluruh unit kerja, khususnya Humas dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), untuk bergerak cepat dan terkoordinasi dalam memperkuat keterbukaan informasi publik. Kamis, 07/08/2025

“Kita ingin UIN Mataram diakui secara nasional sebagai Kampus Informatif, bukan hanya dalam slogan, tetapi dalam implementasi nyata,” tegasnya. Ia menambahkan, keterbukaan informasi publik bukan semata-mata kewajiban administratif, tetapi bagian dari upaya strategis membangun kepercayaan publik, meningkatkan akuntabilitas institusi, dan memperkuat partisipasi sivitas akademika.
Lebih lanjut, Prof. Masnun menekankan pentingnya percepatan transformasi digital dalam pengelolaan layanan informasi publik. Ia menginstruksikan agar seluruh unit kerja berkoordinasi erat dengan Humas dan PPID, memastikan semua data dan dokumen layanan publik tersedia secara digital, mudah diakses, dan sesuai dengan standar keterbukaan informasi yang ditetapkan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP).
“Sekarang eranya data-driven university. Kalau informasi tidak disiapkan dengan baik, reputasi bisa terganggu. Maka saya minta Humas tancap gas, tingkatkan koordinasi, perkuat konten, dan kembangkan sistem informasi yang responsif,” ujarnya.
Wakil rektor dua Prof. Dr. H. Maimun Zubaer, M.Pd. selaku ketua PPID UIN Mataram turut mengapresiasi arahan Rektor dan menyatakan kesiapan seluruh tim PPID dari rektorat hingga fakultas untuk mendukung langkah strategis ini. “Kami akan segera menindaklanjuti dengan pembentukan tim kecil lintas fakultas yang bertugas memverifikasi data layanan publik, mengembangkan dashboard informasi, dan mengelola kanal PPID secara aktif,” jelasnya.

Langkah awal ini merupakan bagian dari roadmap menuju penguatan tata kelola perguruan tinggi berbasis good governance dan pelayanan prima. Sejalan dengan Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023, kampus kini dituntut tak hanya unggul dalam tridarma, tetapi juga transparan dalam manajemen informasi.
Dengan semangat kolaboratif dan komitmen kuat pimpinan, UIN Mataram optimis bisa meraih predikat Kampus Informatif dari Komisi Informasi Pusat RI yang mulai diprogramkan tahun ini. Lebih dari itu, Prof. Masnun berharap agar budaya transparansi informasi dapat menjadi bagian integral dari etos kerja sivitas akademika. “Mari kita bangun kampus ini dengan keterbukaan, kolaborasi, dan dedikasi,” tutupnya. Adita@Humas


