Mataram: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menegaskan komitmen menjadikan keterbukaan informasi publik sebagai arah baru tata kelola kampus. Dalam strategi awal kepemimpinannya di periode kedua, Rektor secara langsung menugaskan unit Humas untuk mempercepat dan memperkuat kinerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebagai garda depan layanan informasi publik kampus. Kamis, 07/08/2025

“Keterbukaan informasi bukan hanya amanah undang-undang, tetapi kebutuhan strategis untuk membangun kepercayaan publik dan memperkuat akuntabilitas kelembagaan. Humas harus mengambil peran lebih besar dalam merancang sistem informasi publik yang kredibel dan responsif,” tegas Prof. Masnun dalam arahannya di Gedung Rektorat, Rabu (6/8).
Sebagai langkah konkret, UIN Mataram melalui PPID telah memulai proses self-assessment menjelang kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik yang akan digelar serentak oleh Kementerian Agama pada pertengahan September mendatang.

Komitmen Rektor UIN Mataram ini sejalan dengan arahan Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik Kementerian Agama RI, Dr. H. Akhmad Fauzin, S.Ag., M.A., yang disampaikan dalam kegiatan Pendampingan Teknis Pengelola PPID untuk Wilayah Indonesia Timur, yang dilaksanakan selama dua hari di UIN Alauddin Makassar, baru-baru ini.
Dalam arahannya, Ahmad Fauzin menegaskan bahwa penguatan PPID di lingkungan PTKIN adalah bagian integral dari strategi besar Kementerian Agama untuk mendorong reformasi birokrasi, keterbukaan informasi, dan budaya pelayanan publik yang adaptif terhadap era digital.

“Kami mencatat bahwa hingga saat ini, dari seluruh kampus PTKIN se-Indonesia, masih terdapat 16 kampus yang belum merespons secara optimal terhadap langkah strategis ini. Ini menjadi perhatian serius, dan Kementerian Agama akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap komitmen dan kinerja informasi publik di setiap satuan kerja,” tegas Fauzin.
Menanggapi hal itu, Rektor UIN Mataram menegaskan bahwa UIN Mataram siap menjadi bagian dari barisan kampus informatif, dan akan memastikan bahwa semua perangkat kelembagaan bekerja secara kolaboratif dan terintegrasi dalam mendukung agenda keterbukaan informasi publik.
“Ini momentum penting. Kita ingin UIN Mataram bukan hanya unggul dalam akademik, tapi juga menjadi teladan dalam tata kelola informasi publik yang jujur, cepat, dan melayani,” pungkas Rektor.
Dengan penugasan Humas sebagai penggerak utama penguatan PPID, UIN Mataram menargetkan pencapaian predikat Kampus Informatif dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi RI. Langkah ini menjadi wujud nyata UIN Mataram dalam membangun kampus yang transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik. Adita@Humas


