Mataram: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Mataram kembali meneguhkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui aksi penghijauan kampus. Bertempat di Kampus II UIN Mataram, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dekan FTK, Prof. Dr. H. Jumarim, M.Pd., sebagai bagian dari penguatan budaya sadar lingkungan di lingkungan akademik. Jumat, 20/06/2025

Mengusung semangat “Hijaukan Kampus, Lestarikan Peradaban”, kegiatan ini turut melibatkan seluruh sivitas akademika FTK, serta 72 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) UIN Mataram yang telah berkomitmen menanam dan merawat pohon sebagai kontribusi nyata terhadap program keberlanjutan kampus.

“Menanam pohon bukan hanya pekerjaan fisik, tapi juga pekerjaan hati. Kita sedang menyemai masa depan. Kampus bukan sekadar tempat belajar, tapi rumah bersama yang harus kita jaga dan hidupkan,” ujar Prof. Dr. H. Jumarim, M.Pd. dalam sambutannya.

Aksi ini mendapat sambutan hangat dari Ketua Tim SDGs UIN Mataram, Dewi Sartika Nasution, yang menilai bahwa gerakan penghijauan FTK adalah bentuk implementasi langsung dari prinsip SDG’s, terutama pada tujuan ke-13 (penanganan perubahan iklim) dan ke-15 (ekosistem daratan).

“Gerakan ini tidak boleh berhenti di penanaman. Harus berlanjut dengan perawatan dan edukasi. FTK sudah memberi contoh nyata,” ungkap Dewi.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., turut memberikan apresiasi dan mengaitkan kegiatan ini dengan gerakan besar Kementerian Agama RI dalam mengintegrasikan ekoteologi yakni pemaknaan nilai-nilai keagamaan dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Apa yang dilakukan FTK hari ini sejalan dengan gerakan nasional Kementerian Agama: menghijaukan bumi sebagai bagian dari ibadah dan kesalehan ekologis. Ekoteologi mengajarkan kita bahwa menjaga bumi adalah amanah spiritual,” tegas Rektor.

Ia menambahkan bahwa seluruh P3K UIN Mataram telah memberikan kontribusi langsung dalam upaya ini, bukan hanya dengan menanam pohon, tetapi juga berkomitmen untuk merawatnya.

“Ini bentuk integrasi antara birokrasi dan nilai. Ketika seluruh elemen kampus ikut terlibat, maka green campus bukan lagi wacana, tapi gerakan nyata,” ujarnya.

Penanaman pohon ini bukan sekadar agenda FTK, tetapi bagian dari narasi besar UIN Mataram menuju kampus riset yang moderat, mandiri, dan ramah lingkungan. Akar-akar pohon yang ditanam hari ini adalah lambang dari akar-akar nilai yang ingin ditanamkan di hati seluruh sivitas kampus: peduli, kolaboratif, dan berkelanjutan. Adita@Humas