Mataram: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyampaikan ucapan selamat, doa, dan harapan terbaik bagi seluruh jemaah haji Indonesia, khususnya keluarga besar UIN Mataram, yang sedang menjalankan ibadah haji tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi. Selasa, 17/06/2025

“Atas nama sivitas akademika UIN Mataram, kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah haji kepada para tamu Allah. Semoga seluruh rangkaian ibadah diberi kelancaran, keberkahan, dan menjadi haji yang mabrur,” ujar Prof. Masnun dalam pernyataan resminya yang disampaikan oleh Humas UIN Mataram, Kamis (12/6/2025).
Ucapan khusus juga ditujukan kepada para jemaah dari lingkungan UIN Mataram yang telah tiba di Tanah Suci. Dalam dua hari terakhir, Rektor menerima informasi kedatangan sejumlah akademisi dan alumni UIN Mataram yang tergabung dalam kloter-kloter pemberangkatan, seperti Prof. Dr. KH. M. Zaidi Abdad, Dr. H. Agus, dan beberapa tokoh lainnya.

“Kehadiran para akademisi dan tokoh UIN Mataram di Tanah Suci bukan hanya sebagai jemaah, tetapi juga sebagai duta-duta kebaikan dari kampus kita. Semoga mereka diberi kekuatan dan kesempurnaan dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah,” ungkapnya penuh haru.
Rektor juga menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Amirul Hajj yang juga Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, atas suksesnya penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Beliau menilai, pelaksanaan haji 1446 H merupakan hasil nyata dari kerja kolaboratif yang patut dibanggakan.
“Kami mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Semoga seluruh jemaah dalam keadaan sehat, aman, dan dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat serta membawa keberkahan,” tambahnya.
Bagi UIN Mataram, momentum ibadah haji bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga refleksi spiritual dan moral bagi dunia akademik. Ia menggarisbawahi bahwa semangat kemabruran haji harus mampu menjelma menjadi semangat membangun bangsa, umat, dan kemanusiaan yang lebih luhur.

“Kami berharap, sepulang dari Tanah Suci, para jemaah membawa spirit baru yang lebih jernih, lebih ikhlas, dan lebih tajam dalam memandang persoalan umat dan kemajuan bangsa,” pungkas Prof. Masnun.
Sebagai bentuk doa dan penyambutan hangat, Rektor turut menyisipkan pantun khas daerah yang sarat nilai religius dan kearifan lokal:
Pak Amat pulang bawa gergaji
Harga gergaji sepetang lembur
Selamat datang para jamaah haji
Semoga menjadi haji yang mabrur
Telage tepersik lek geguntur
Jauk olah-olah sango bareh
Moge jari haji sik mabrur
Sayan solah dait sayan saleh. Adita@Humas


