
Program Studi Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak calon guru yang profesional dan berkualitas. Dalam rangkaian perkuliahan Micro Teaching, prodi menghadirkan praktisi pendidikan dari lapangan untuk berbagi pengalaman nyata kepada mahasiswa. Kali ini, yang diundang adalah Nasrullah, S.Pd., M.Pd., seorang guru bahasa Inggris berprestasi tingkat nasional yang saat ini menjabat sebagai Kepala SMPN 22 Mataram.
Kegiatan yang dilaksanakan di Teater Perpustakaan UIN Mataram, 23 Mei 2025, ini disambut antusias oleh mahasiswa dan dosen. Nasrullah, S.Pd.,M.Pd. memaparkan berbagai topik penting yang berkaitan dengan dunia nyata pendidikan, mulai dari kurikulum yang digunakan di sekolah, strategi pengajaran bahasa Inggris yang efektif, hingga tantangan yang dihadapi dalam menangani keragaman karakter siswa.
Kegiatan ini juga mendapat pendampingan langsung dari dosen pengampu mata kuliah Micro Teaching, Dr. Muhsinin, MA dan Tuning Ridha Addhiny, M.Pd., yang turut memberikan penguatan materi dari sisi teoritis dan pedagogis. Ketua Prodi Tadris Bahasa Inggris, Dr. Ika Rama Suhandra, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini.
“Kehadiran praktisi pendidikan seperti Bapak Nasrullah sangat penting agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengetahui dinamika nyata di lapangan. Ini bagian dari upaya kami menyiapkan mahasiswa menjadi guru hebat dan adaptif di masa depan,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh wawasan langsung dari sumber terpercaya tentang dunia pendidikan sesungguhnya, yang tidak bisa sepenuhnya ditemukan dalam buku teks. Dari diskusi yang telah berlangsung, mereka mengajukan berbagai pertanyaan yang relevan dengan dunia sekolah. Mereka sangat antusias dan meminta agar kegiatan ini rutin dilaksanakan sekian kali pertemuan dalam mata kuliah Micro Teaching. Harapannya, pengalaman ini mampu memotivasi dan membekali mereka untuk menjadi guru bahasa Inggris yang profesional, inspiratif, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan.@humas


