Mataram : Langkah kecil bisa membawa perubahan besar. Semangat itulah yang menggerakkan 72 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) UIN Mataram saat mereka menanam pohon secara serentak di kawasan Kampus II UIN Mataram, Selasa, 20/02/2025.

Kegiatan ini bukan sekadar simbol menjelang pelantikan ASN PPPK tahap I formasi 2024 yang akan digelar secara daring pada 26 Mei 2025 mendatang. Lebih dari itu, ini adalah manifestasi kepedulian terhadap lingkungan dan bentuk nyata pengamalan ajaran agama yang mencintai alam semesta.

Kegiatan penanaman pohon ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Menteri Agama Republik Indonesia, sebagaimana tertuang dalam surat Sekretaris Jenderal Kemenag RI nomor: P-1111/SJ/B-II/KP.00.1/5/2025. Dalam surat tersebut, setiap ASN PPPK diwajibkan menanam satu pohon sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai Ekoteologi.

Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., memberikan pesan penuh makna.

“Menanam pohon bukan hanya menjaga lingkungan, tapi juga mewariskan harapan. Ekoteologi mengajarkan kita bahwa merawat bumi adalah bagian dari ibadah. Hari ini kita menanam, besok generasi akan memetik manfaatnya,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh ASN PPPK untuk memelihara pohon yang ditanam dengan rasa tanggung jawab dan cinta, karena dari sana akan tumbuh kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ciptaan Tuhan.

Ketua SDGs Center UIN Mataram, Dewi Nasution, turut mengapresiasi semangat para ASN PPPK.

“Ini bukan hanya program, ini adalah gerakan moral dan spiritual. ASN PPPK harus menjadi garda depan dalam menanam kesadaran lingkungan di setiap satuan kerja,” ujarnya.

Penanaman pohon ini menjadi simbol kesungguhan UIN Mataram dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, tanggung jawab ekologis, dan visi keberlanjutan. Sebuah langkah kecil, namun mengandung makna besar: bumi yang hijau adalah cermin hati yang peduli. Adita@Humas