Mataram : Universitas Islam Negeri Mataram mencatat pencapaian akademik gemilang dengan kini memiliki 63 profesor, setelah pengukuhan terbaru 9 dosen sebagai guru besar melalui Surat Keputusan Menteri Agama. Pencapaian ini menegaskan posisi UIN Mataram sebagai perguruan tinggi keagamaan terkemuka di Indonesia Timur. Selasa, 25/03/2025

Penyerahan KMA 185 Profesor ini diantaranya ada 9 profesor baru UIN Mataram yang dilakukan bertepatan dengan bulan Ramadhan, menambah daftar panjang prestasi akademik UIN Mataram. Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyatakan kebanggaannya:

“Alhamdulillah, dengan tambahan 9 profesor ini, UIN Mataram kini memiliki 63 guru besar yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam meningkatkan kualitas akademik dan penelitian di lingkungan UIN Mataram.”

Sembilan dosen UIN Mataram yang berhasil meraih gelar Guru Besar: 1. Prof. Dr. Ahyar, M.Pd. 2. Prof. Dr. Baiq EL Badriati, M.E.I. 3. Prof. Dr. H. Abdul Quddus, M.A. 3. Prof. Dr. H. Jumarim, M.H.I. 4. Prof. Dr. H. Lukman Hakim, M.Pd. 5. Prof. Dr. H. M. Zaidi, M.Ag. 6. Prof. Dr. Muhammad Harfin Zuhdi, M.A. 7. Prof. Dr. Nikmatullah, M.A. 8. Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Ag. 

Dengan total 63 profesor, UIN Mataram semakin memperkuat posisinya sebagai Pusat kajian keislaman terkemuka di Indonesia Timur,  Lembaga riset unggulan dalam bidang pendidikan, ekonomi syariah, dan studi Islam, dan Pencetak intelektual muslim berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional

“Keberadaan 63 profesor ini akan mempercepat pengembangan program studi, peningkatan publikasi ilmiah, dan penguatan jejaring akademik,” tambah Prof. Masnun.

Rencana Ke Depan UIN Mataram berkomitmen untuk terus mendorong dosen-dosen muda menuju jenjang guru besar, memperbanyak kolaborasi riset dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri, menguatkan peran sebagai hub keilmuan Islam di kawasan Indonesia Timur. Irma-Adita@Humas