Mataram: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai institusi, salah satunya Universitas Islam Negeri Mataram. Langkah ini menjadi bagian dari akselerasi program pembangunan yang dicanangkan oleh Gubernur Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, riset, dan inovasi daerah. Rabu, 19/03/2025

Dalam pertemuan resmi di ruang kerja Gubernur, Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., didampingi jajaran pimpinan universitas yaitu para wakil rector, para dekan dan direktur, menyampaikan tiga pesan penting dari Menteri Agama kepada Gubernur NTB sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
Pertama adalah kesediaan Gubernur NTB untuk menjadi Ketua Dewan Penyantun UIN Mataram. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah serta meningkatkan daya saing akademik dan kelembagaan UIN Mataram di tingkat nasional maupun internasional.

Kedua, pentingnya menyelaraskan program internasionalisasi UIN Mataram dengan visi global Pemprov NTB. Program ini bertujuan menjadikan NTB sebagai pusat kajian Islam global yang berkontribusi dalam membangun jejaring akademik internasional serta mendukung transformasi pendidikan berbasis riset dan inovasi.
Ketiga, dukungan Pemprov NTB terhadap pengembangan Fakultas Kesehatan dan Kedokteran Kampus III UIN Mataram. Penguatan sektor kesehatan dan kedokteran di perguruan tinggi ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses layanan kesehatan serta meningkatkan kapasitas riset medis di NTB.

Rektor UIN Mataram menegaskan bahwa sinergi antara akademisi dan pemerintah bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen nyata dalam membangun NTB sebagai pusat pendidikan unggul yang berorientasi global. “Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, kami optimis dapat berkontribusi lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag.
Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan daerah merupakan elemen kunci dalam menciptakan kemajuan yang berkelanjutan. “Kami ingin NTB tidak hanya maju dalam infrastruktur, tetapi juga unggul dalam kualitas sumber daya manusia. Sinergi dengan dunia akademik adalah faktor utama dalam mewujudkan hal tersebut,” tegasnya.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi model kemitraan efektif antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam membangun NTB yang lebih maju, berdaya saing, dan berkontribusi pada pembangunan nasional serta global. Adita@Humas


