MATARAM- Focus Group Discussion dengan tema: Quranic Smart Learning (QSL) diadakan oleh Kelompok peneliti dari UIN Mataram yang diketuai oleh Prof. Dr. H. Ahmad Amir Aziz, M. Ag pada hari Rabu, 19 Februari 2025. FGD ini menjadi awal perjalanan riset yang dijadwalkan hingga dua tahun mendatang, dan dibiayai oleh pendanaan riset bergengsi Mora Air Funds kerjasama LPDP dan Kemenag RI. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor UIN Mataram.

Prof. Dr. TGH. Masnun, M. Ag dalam sambutannya menerangkan urgensi program ini yang nantinya dapat dinikmati oleh banyak pembelajar Al-Qur’an.

“Dangan adanya ini (Quranic Smart Learning) akan meningkatkan kemampuan pembelajar dan penghafal Al-Qur’an agar tidak saja bisa menghafal namun juga memahami dan memberikan pemahaman kepada yang lain” sebutnya.

Rektor menyambut baik QSL sebab juga dapat bersinergi secara aktif dengan Lembaga Quranic Centre di UIN Mataram. Apalagi jika nanti aplikasinya sudah jadi dan bisa diakses publik maka akan dapat memudahkan menyarakat luas mempelajari dg cepat bahasa Arab langsung berbasis al-Qur’an.

Selaku Ketua Kelompok Peneliti, Prof. Amir Aziz, menjelaskan QSL.
” Quran Smart Learning merupakan program pembelajaran Bahasa Arab al-Qur’an yang mengusung kemudahan dan kecepatan peserta didik dalam mempelajari Bahasa Arab Al-Qur’an”

Latar belakang pemikiran ini didapat dari pergeseran yang kian cepat. Perlombaan industri, hubungan sosial, dan berbagai lini kehidupan lainnya menuntut kecepatan untuk dapat diterima secara meluas. QSL juga menawarkan pembelajaran yang tepat dan juga tepat untuk generasi pembelajar Al-Qur’an sehingga dengan program ini banyak lapisan masyarakat dapat memahami Bahasa Arab dalam Al-Qur’an dan yang digunakan untuk mempelajarinya.

Penelitian ini melibatkan berbagai orang dari multidisipliner untuk membentuk pemahaman dan hasil yang kritis. Sesi FGD pagi ini menghadirkan pembicara pada bidangnya masing-masing:

  • Prof. Hj. Atun Wardatun, M.Ag., Ph.D. ( Living Quran (Pendekatan Sosiologis)
  • Prof. Drs. H. Mahyuni, MA., PhD. ( Teori Pemerolehan Bahasa Kedua dan
    Pragmatika dalam Studi al-Quran)
  • Dr. M.A. Muadzar Habibi, S.Psi., M.Pd (Fase Kesiapan Kognitif dan Strategi
    pembelajaran pada berbagai jenjang usia)

Sesi FGD ini dimaksudkan agar penyelenggaraan penelitian mendapatkan khazanah pemikiran yang dengan itu dapat menghasilkan produk penelitian yang baik.

Grup riset bidang Islamic Studies yang terdiri dari: Prof. Dr. Ahmad Amir Aziz, M.Ag, Dr. M Firdaus, M.Si, Nurlita Letariani, M.Pd, Ahmad Nurjihadi, M.Ag, Lalu Suprawan, M.EI., adalah satu dari tujuh kelompok yang mendapat pendanaan bergengsi Mora Air Funds di UIN Mataram.