FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN MATARAM
Mengupas Tema: Agama dalam Diplomasi; Trend Kemitraan Indonesia-Arab Saudi dalam Pengembangan Pendidikan Islam
Mataram, 24 Desember 2024 – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram menggelar diskusi lintas disipliner dengan tema “Agama dalam Diplomasi; Trend Kemitraan Indonesia-Arab Saudi dalam Pengembangan Pendidikan Islam.” Acara ini diselenggarakan di Aula FTK dan dihadiri oleh dosen, mahasiswa, serta pakar dari berbagai bidang ilmu.
Dekan FTK UIN Mataram, Dr. H. Jumarim, M.HI yang di wakili oleh Wakil Dekan 1, dalam sambutannya menyampaikan bahwa diskusi ini bertujuan untuk mengkaji peran agama sebagai instrumen diplomasi dan mengeksplorasi dinamika kemitraan antara Indonesia dan Arab Saudi dalam memperkuat pendidikan Islam. “Indonesia dan Arab Saudi memiliki hubungan sejarah dan kultural yang kuat. Kemitraan ini sangat strategis untuk memperluas cakupan pendidikan Islam yang lebih modern dan inklusif,” ujarnya.

Pembicara utama dalam kesempatan ini Ust. H. Abdul Hayat Hanan (Sekertaris Dubes RI-Saudi Arabia)., beliau menekankan pentingnya agama dalam membangun hubungan bilateral yang harmonis. Ia menjelaskan bahwa pendekatan diplomatik berbasis agama mampu meredam konflik dan memperkuat solidaritas antarbangsa. “Diplomasi berbasis agama telah menjadi tren global, terutama dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan,” ungkapnya.
Diskusi juga menyoroti tren kemitraan Indonesia dan Arab Saudi dalam pengembangan pendidikan Islam. Ust. H. Abdul Hayat Hanan (Sekertaris Dubes RI-Saudi Arabia), menyoroti kerja sama beasiswa, pembangunan lembaga pendidikan Islam modern, serta pengiriman tenaga pengajar. “Arab Saudi berkontribusi besar dalam mendukung program studi Islam di Indonesia melalui bantuan dana, pelatihan guru, dan pengadaan literatur akademik,” jelasnya.

Antusiasme peserta diskusi aktif bertanya dan menyampaikan pandangan mereka terkait penguatan kerja sama pendidikan Islam. Para dosen di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram, menyatakan bahwa diskusi ini membuka wawasan baru tentang bagaimana diplomasi agama dapat menjadi sarana efektif untuk memperkuat jaringan pendidikan internasional.
Diskusi ini menyimpulkan bahwa kemitraan antara Indonesia dan Arab Saudi memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi penguatan kurikulum berbasis integrasi nilai Islam, peningkatan pelatihan dosen, dan pengembangan pusat studi Islam internasional di UIN Mataram.

Acara ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar kerja sama bilateral ini semakin memperkuat pendidikan Islam yang berwawasan global dan berakar pada nilai-nilai keislaman. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Mataram berkomitmen untuk terus menjadi pelopor dalam diskusi akademik yang relevan dengan tantangan zaman.@humas


