Pascasarjana UIN Mataram kembali melaksanakan yudisium ke-26 program studi magister (S2) dan doktor (S3) untuk periode peratama tahun 2023 pada hari ini (Senin, 20 Februari 2023) Auditorium Kampus II UIN Mataram. Yudisium Selain dilaksanakan secara offline, juga disiarkan secara online melalui kanal Youtube chanel UIN TV.
Yudisium dihadiri Rektor UIN Mataram Prof. Dr. TGH. Masnun, M.Ag., Kepala Biro AAKK UIN Mataram Dr. H. M. Zaidi Abdad, M.Ag., Ketua Senat UIN Mataram Prof. Dr. H. MS. Udin, MA., Direktur Pascasarjana Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi, MA., Wakil Direktur Prof. Mohamad Abdun Nasir, M.Ag., MA., Ph.D., Direktur Pascasarjana UIN Mataram periode 2010-2014 Prof. Dr. H. Jamaluddin, MA., Direktur Pascasarjana UIN Mataram periode 2014-2017 Dr. H. Nazar Naamy, M.Si., Ketua Senat periode 2017-2012 Prof. Dr. H. M. Taufik, M.Ag., Ketua LP2M Prof. Hj. Atun Wardatun, M.Ag., MA., Ph.D., Kepala Pusdek UIN Mataram Prof. Dr. H. Kadri, M.Si., Para Ketua Program Studi, Para Sekretaris Program Sudi, Para Tendik Akademik Pascasarjana, Para Dosen Program Pascasarjana dan seluruh peserta Yudisium ke-26 Pascasarjana UIN Mataram.
Acara Yudisium berlangsung secara khidmat yang dibuka dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh qoriah Putri Handayani mahasiswi UIN Mataram. Pembacaan Alquran menambah keheneningan dan khidmat acara. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
Kemudian Laporan panitia yudisium yang disampaikan oleh Dr. Lalu Muhammad Nurul Wathoni, M.Pd.I. dalam laporannya panitia menyampaikan bahwa pada yudisium periode ini dikuti oleh 111, masing-masing program studi memiliki keterwakilan dari program doktor dan magister dengan rincian S3 PAI 12 peserta, S2 PAI 26 peserta, S2 MPI 27 peserta, S2 ES 21 peserta, S2 KPI 16 peserta, S2 HKI 6 peserta dan PBA 3 peserta. “Yudisium kali ini mencatat sejarah bahwa diantara peserta yudisium ada yang memperoleh nilai pemuncak yaitu IPK 4.00”, lapor panitia.
Selanjutnya sambutan dari Direktur Pascasarjana UIN Mataram Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi, MA. Pada Kesempatan ini ia menyampaikan bahwa momentum yudisium ini untuk kita mi’raj akademik. Momentum bukan berakhir unutk mi’raj sampai disini, namun masih panjang tangga-tangga mi’raj yang akan dilalui minimal yang S3 terus bermi’raj menuju guru besar dan yang sudah magister masih ada tangga lagi yaitu tangga doktor.
Bapak direktur pun memberi pesan kepada peserta yudisium bersandar dari Imam Ghazali dalam kitab Bidāyatul Hidāyah, memberikan orientasi urgensi pengetahuan pasca kita menaiki pengetahuan yaitu pertama Al-ilmu al-Nāfi’u huwa alladzī yuaddi ila khasyatillāh, artinya ilmu yang berorientasi pada kebermanfaatan adalah ilmu yang selalu mengajak kita untuk dekat kepada Allah SWT., kalau ilmu sebatas ilmu maka syaitan lah yang paling alim diantara kita. Yang sudah doktor masih belum sempurna ilmu kita bila tidak berorientasi untuk dekat kepada Allah. Kedua, Al-ilmu al-Nāfi’u huwa alladzī yuaddi an-naf’a lil jāmi’, artinya imu yang bermanfaat adalah ilmu yang berfungsional berkontribusi untuk ummat dan kemanusiaan. Alumni pascasarjana harus bermanfaat ilmunya untuk banyak orang. Ketiga Al-ilmu al-Nāfi’u huwa alladzī yuaddi ilā al-bashīrah fi uyūbi nafsihi, artinya ilmu yang bermanfaat adalah yang selalu berorientasi untuk terus intropeksi diri. Sejauh mana kedekan diri kepada Allah dan kebermanfaatan diri kita kepada manusia, maka itulah ilmu yang bermanfaat. “hari ini 111 mahasiswa akan di yudisium, semoga semuanya diberkahi oleh Allah SWT”, doa dan harapan pak Direktur.
Berikutnya sambutan Rektor UIN Mataram Prof. Dr. TGH. Masnun, M.Ag. Beliau menyampaikan tahniah atas pencapaian yang diperoleh para mahasiswa yang berhasil mencapai akhir studi hingga mendapat gelar magister dan doktor. “Untuk meraih sebuah gelar itu tidaklah mudah. Mungkin di luar sana banyak orang bergelimang harta, namun belum mampu menyandang gelar magister atau doktor seperti kalian. Maka patut kalian bersyukur dan berbahagia, karena telah melewati magister dan puncak akademik doktor. Dan mari yang magister lanjut ke doktor” ucap pak Rektor.
Bapak rektor juga mengingatkan kuliah yang baik itu yang selesai, yang lebih baik itu yang terbit tulisannya karena syarat pengambilan ijazah pascasarjana harus terpublikasi substansi dari tesis dan disertasi di jurnal bereputasi terindeks sinta dan scopus. Bapak rektor juga mengucapkan terimakasih kepada Pascasarjana yang terus berbenah melakukan inovasi. Termasuk hari Juma’t olah raga pagi dan ba’da Jum’at samapi sore tadarrus borang akreditasi untuk menuju unggul. Sehingga pada kesempatan ini juga dihadirkan para direktur sebelumnya agar berkesinambungan dalam bekerja terencana, sistemik dan terstruktur untuk mencapai target unggul. Berharap target unggul pada setiap fakultas juga tercapai, maka kerja berjama’ah sangat diperlukan termasuk kontribusi alumni bagian dari instrument unggul.
Berikutnya orasi ilmiah disampaikan oleh Ketua Pusdek UIN Mataram Bapak Prof. Dr. H. Kadri, M.Si. dengan judul eksistensi media dan masa depan demokrasi di era disrupsi informasi. Beliau menyampaikan ada korelasi antara eksistensi media (menstrem, media baru, online, medsos) dengan kehidupan demokrasi di suatu bangsa. Paling tidak berangkat dari fungsi normatif dari pers yang ada pada UU 40/1999 tentang pers antara lain menyebut fungsi pers yaitu memberi informasi, pendidikan, hiburan, kontrol sosial dan lembaga ekonomi. Fungsi normatif ini menurut Prof. Kadri memiliki korelasi dengan partisipasi karena disitu ada partisipasi publik didalamnya, kolaborasi, relasi sosial, yang dibangun antara media society dan state (negara).
Lanjut Prof. Kadri, korelasi dan relasi media dengan pemerintah (rezim) berbeda dari masa ke masa, bagaimana media saat perjuangan mempertahankan kemerdekaan yang terbelah menjadi dua pers republic dan pers NICA yang didanai oleh belanda, saat itu media sebagai alat revolusi. Berikutnya saat demokrasi liberal pasca kemerdekaan, saat itu yang paling idependen pers dalam sejarah. Kemudain ketika Bung Karno mendeklarasikan demokrasi terpimpin pers terhegemoni oleh pemerintah sama halnya pada masa orde baru. Di era reformasi kebebasan yang dibuka lebar sayangnya kebebasan yang berlebihan justru menjerumuskan pers menjadi kebabablasan. Didalamnya juga terjadi hegemoni bukan oleh pemerintah tetapi oleh pemilik modal. Kita tahu bagaimana para politisi memiliki media turut serta dalam bertarung dalam memenangkan elektabilitas partainya dan politik. Bagaimana TV One, Metro TV, MNC group misalnya dan sebagainya.
Prof. Kadri melanjutkan penjelasannya, lalu bagaimana dengan era disrupsi informasi saat ini. Dalam beberap referensi bahwa era disrupsi informasi yang terkait dengan perubahan dan transformasi budaya masyarkat yang terbiasa dengan kehidupan nyata kepada kehidupan dunia maya. Perubahan ini melanda pada media informasi saat ini. Sehingga banyak media menstrem (cetak) gulung tikar, masyarakat beralih ke media berbasis digital (online). Apakah media oline (digital) menjamin bisa berkontribusi bagi kehidupan demokrasi atau tidak. Pak Prof. Kadri membenarkan hipotesisnya dengan mengatakan tidak dan sama saja, karena ada hegemoni yang never ending. Di era disrupsi ini yang menghegemoni media adalah public itu sendiri. Karena disaat kita bebas menggunakan media, bebasa membuat status dan konten dimedia sosial pada saat itu polusi terjadi di dunia virtual. Sehingga bagaimana menghadirkan ruang-ruang inklusif di tengah polusi informasi yang ditandai dengan adanya ujaran kebencian, ujaran kekerasan, yang disebut sebagai spiral kebencian.
Prof. Kadri diakhir orasinya menegasakan bahwa era ditrupsi informasi tidak memberikan masa depan yang bagus bagi demokrasi karena ada beberapa kelemahan modia-media online dan medsos antara lain; pertama, adanya monopoli kepemilikan media dengan membuat jaringan bisnis media yang membuat hilangnya demokratisasi pemberitaan. Kedua, minimnya kualitas pemberitaan namun kaya secara kuantitas. Dan ketiga komersialisasi pemberitaan serta adanya praktik jurnalisme preman.
Selanjutnya Pembacaan SK Yudisium Pascasarjana UIN Mataram oleh Kasubag TU Pascasarjana Saiful Bahri, S.Sos. Berdasarkan SK Rektor yang dibacakan bahwa Yudisium kali ini meluluskan 111 mahasiswa yang terdiri dari lulusan Program Magister (S2) sebanyak 99 mahasiswa dan Doktor (S3) sebanyak 12 mahasiswa.
Pada Yudisium kali ini, ada tiga kategori lulusan Yudisium Pascasarjana UIN Mataram yaitu lulusan terbaik Pascasarjana UIN Mataram, lulusan terbaik program studi dan penulis tesis dan disertasi terbaik program studi. Untuk lulusan terbaik Pascasarjana UIN Mataram diraih oleh Mustain Mahasiswa S3 PAI dengan IPK 3,87 menyelesaikan doktornya selama 5 semester dan Jamaludin mahasiswa S2 KPI dengan IPK 4,00 menyelesiakan magisternya selama 3 semester.
Selanjutnya lulusan terbaik program studi yaitu untuk S2 MPI diraih Awaluddin dengan IPK 3,96 predikat Cumlaude; untuk S2 ESy diraih Titik Husnawati Amini dengan IPK 3,82 predikat Cumlaude; untuk S2 HKI diraih Suci Ramadhani Putri dengan IPK 3,83 predikat Cumlaude; untuk S2 KPI diraih Jamaludin dengan IPK 4,00 predikat Cumlaude, untuk S2 PBA diraih Muhamad Rofiul A’la dengan IPK 3,77 predikat Cumlaude; untuk S2 PAI diraih Zainiya Anisa IPK 3,84 predikat Cumlaude; dan S3 PAI diraih Mustain dengan IPK 3,87 predikat Cumlaude.
Selain kategori lulusan terbaik tingkat Pascasarjana dan program studi, kategori lainnya adalah penulis tesis dan disertasi terbaik program studi. Pertama, Penghargaan penulis disertasi terbaik program studi S3 PAI diberikan kepada Hully dengan judul Internalisasi Nilai Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi; kedua, Penghargaan penulis tesis terbaik program studi S2 HKI diberikan kepada Deva Yulinda dengan judul Hukum Keluarga Islam : Pertimbangan Hakim Dalam Dispensasi Nikah Anak di Bawah Umur di Pengadilan Agama Kelas 1A Mataram; ketiga, Penghargaan penulis tesis terbaik program studi S2 Esy diberikan kepada . Titik Husnawati Amini dengan judul Pengaruh Visibility, Credibikity, attraction, dan power pada typical person endorser online shop di Instagram terhadap keputusan pembelian produk kosmetik halal (perspektif syariah marketing dengan minat beli sebagai variable intervening); keempat, Penghargaan penulis tesis terbaik program studi S2 PBA diberikan kepada Muhamad Rofiul A’la dengan judul ta’limul lughatil arabiyati bistikhdami kitabil arabiyati linnasyiin bil madhkhali as-siaqi fi tanmiyati maharatil kalami li thullabil fashlil awwali bil madrasatil mutawassithah abu dar’da lumbuk a-wushtha; kelima, Penghargaan penulis tesis terbaik program studi S2 KPI diberikan kepada H. Muhibin dengan judul Komunikasi dan Penyiaran Islam Dalam Pendekatan Budaya : Analisis Pesan Dakwah Dalam Tradisi Maulid Adat di Desa Sesait Kayangan Lombok Utara; keenam, Penghargaan penulis tesis terbaik program studi S2 PAI diberikan kepada Saeful Rizal dengan judul Implementasi TPACK dalam Peningkatan Keaktifan pada Pembelajaran PAI di SMKN 5 dan MAN 2 Mataram; dan ketujuh, Penghargaan penulis tesis terbaik program studi S2 MPI diberikan kepada Rosdianah dengan judul Implementasi Kepemimpinan Transformasional dan Kepemimpinan Karismatik dalam Menciptaan Sekolah Unggul (Studi Multi Kasus di SMAN 1 Mataram dan SMAN 5 Mataram).
Kemudian masing-masing kategori diberikan penghargaan dan apresiasi oleh Pascasarjana. Penghargaan Lulusan Terbaik Utama Program Doktor dan Magister diberikan secara langsung oleh Ketua Senat UIN Mataram. Dan penghargaan Lulusan Terbaik pada Masing-masing Program Studi diberikan oleh Direktur Pascasarjana UIN Mataram. Terakhir penghargaan penulis Tesis dan Disertasi Terbaik pada Masing-masing Program Studi (Doktor dan Magister) oleh Wakil Direktur Pascasarjana UIN Mataram.
Prosesi berikutnya penyerahan transkip nilai kepada peserta Yudisium oleh Kaprodi dan Sekprodi di Lingkungan Pascasarjana UIN Mataram. Penutup acara Yudisium, doa dipimpin oleh Sekprodi S3 PAI Bapak Dr. Abdullah Fuadi, M.A.
Terakhir penyampaian kesan dan pesan dari peserta Wisuda yang disampaikan Jamaludin S2 KPI. Mewakili peserta Yudisium Jamil menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Rektor, Direktur, Wadir, Para Kaprodi dan Sekprodi, para dosen dan seluruh pihak dan jajaran pegawai di Pascasarjana yang telah membimbing, membantu selama menjadi mahasiswa untuk berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional hingga sampai di tahap yang membanggakan ini.
Alhamdulillah, Acara Yudisium berjalan lancar, sukses hingga proses yudisium selesai. Akhirnya, ucapan selamat disampaikan kepada seluruh peserta yudisium ke-26 periode I tahun 2023 Pascasarjana UIN Mataram dan atas gelar yang diperoleh membawa keberkahan kebermanfaatan


