Berita Humas: Rektor Universitas Islam Negeri Mataram Prof Dr H Mutawali melantik 16 orang pejabat fungsional, acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, pengangkatan pejabat administrasi ke dalam jabatan fungsional melalui mekanisme penyetaraan. Prosesi pelantikan digelar di Auditorium Kampus 1, Senin, (0401)

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut didasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan-RB) RI Nomor 28 Tahun 2019 tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional. Kemudian diteruskan dalam surat Menpan-RB Nomor: B/708/M.SM.02.00/2020 tentang persetujuan penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional di lingkungan Kemenag yang ditujukan ke Menteri Agama.

Sebanyak 16 pejabat dilantik dengan berbagai jabatan meliputi analis kepegawaian, analis pengelola keuangan APBN, analis perencana, pranata humas, analis hokum dan arsiparis. Seluruh pejabat yang dilantik hari ini (Selasa,22/12/2020) merupakan penyetaraan jabatan dari administrasi dan fungsional menjadi fungsional ahli madya dan ahli muda.

Pelantikan para pekabat fungsional berjalan khidmat dimulai dengan pembacaan Keputusan yang ditandatangani Menteri Agama, pembacaan ikrar pelantikan, dan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara disaksikan para saksi yang terdiri dari wakil rektor bidang ketenagaan dan kepala biro AUPK.

Dalam sambutanya, rektor menyampaikan bahwa suatu jabatan yang diberikan merupakan amanah dan bukan kekuasaan. Amanah juga adalah titipan dan titipan bersifat sementara yang nanti akan dikembalikan, maka jangan sampai ada yang kurang dalam titipan yang kelak dikembalikan.

Para penerima jabatan harus memenuhi dua syarat yaitu kuat atau mampu dan amanah. Jabatan itu merupakan amanah dan bukan kekuasaan, karena itu amanah berarti titipan yang bersifat sementara, suatu saat nanti akan dikembalikan, jangan sampai ada yang kurang dalam titipan, jikalau ada yang kurang berarti itu menjadi pertanda kurang atau bahkan bisa dibilang tidak amanah.

Mengahiri sambutanya, Prof Mutawali mengaskan bahwa seluruh pejabat fungsional yang dilantik hari ini hendaknya mampu menunjukkan loyalitas dalam tugas, harus mampu memberikan kinerja dan semangat yang terbaik untuk kemajuan. Pelantikan ini memiliki peran penting dalam mewujudkan mimpi UINMA menjadi kampus cendikia, terbuka, dan unggul. (Adita@Humasuinma)