Uinma.Com: Rektor UIN Mataram Prof Dr H Mutawali bersama seluruh rektor PTKIN Se-Indonesia siap kawal keputusan Menteri Agama No. 17 Tahun 2021. Secara tehnis diterjemahkan menjadi 7 point penting sebagaimana yang tertuang  dalam surat Dirjen Pendis. Senin, (19/07)

Dirjen pendis menekankan beberapa point penting yang harus diamankan oleh rektor, diantaranya adalah 1. Para rektor PTKIN diminta secara aktif mensosialisasikan SE Menteri Agama No. 17 Tahun 2021 tentang pedoman pelaksanaan Idul Adha 1442 H dimasa PPKM Darurat.

2. Melakukan konslutaai internal berupa penyamaan persepsi ASN dan Sivitas Akademika mengenai definisi, makes, tujuan dan manfaat pembatasan aktivitas selama PPKM dan membangun narasi positive di lingkungan kampus mengenai PPKM Darurat

3. Melarang ASN dan Sivitas Akademika untuk menjadi imam, makmum, maupun panitia sholat idul adha yang dilaksanakan di masjid/tempat umum lainnya. 4. Tidak menggunakan masjid kampus, lapangan ataupun fasilitas lainnya di kampus sebagai tempat pelaksanaan sholat idul adha 1442 H.

5. Melakukan konsolidasi intensif dengan mahasiswa, sehingga tidak terjadi persepsi yang keliru dari mahasiswa mengenai tujuan baik pelaksanaan PPKM

6. Tetap menjalankan persiapan penyelenggaraan pembelajaran dalam masa pandemi, khususnya dalam menjalankan optimalisasi proses vaksinasi sivitas akademika. 7. Senantiasa menjalankan protokol kesehatan secara ketat

Dirjen Pendis Prof M. Ali Ramdhani berharap kepada seluruh rektor untuk mengoptimalkan publikasi informasi, memaksimalkan seluruh kanal informasi humas sebagai corong lembaga. Selanjutnya rektor melalui satgas akan terus memantau perkembangan, dan memberikan progress report terkait implementasi kebijakan tersebut. (UC-003)