Rektor Prof. Dr. H. Mutawali, M.Ag menghadiri sekaligus membuka kegiatan sosialisasi mitra strategis menuju kampus cendekia, terbuka dan unggul. Kegiatan ini diinisiasi dan diselenggarakan oleh Bagian kerjasama lembaga dan Hubungan Masyarakat (Humas) UIN Mataram. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Puri Indah Kota Mataram (20/11/2019).

Rektor dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak panitia yang sukses menghadirkan berbagai unsur stakeholder dan mitra strategis lainnya.

Hari ini adalah momen yang tepat kata Rektor untuk menyampaikan bahwa selama ini masih ada masyarakat, lembaga dan unsur stakeholder lainnya bila bersurat ke kampus masih mengalamatkan STAIN Mataram, padahal UIN Mataram telah lama bermetamorfosa dari STAIN Mataram.

UIN Mataram kini fasilitasnya sangat lengkap, mulai dari fasilitas perkuliahan, laboratorium terpadu, pusat pelatihan, dan gedung serbaguna. Semua fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dan masyarakat luas, tentunya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Senada dengan Rektor, Kabag Humas, kerjasama dan kelembagaan Bapak H. Marzuki, S.Sos dalam laporannya menegaskan bahwa Penting bagi UIN Mataram untuk menyampaikan progress tahapan perkembangan yang mengalami lejitan lompatan yang sangat prestisius. Bahkan penerimaan mahasiswa tahun 2019 banjir peminat.

Hal ini tak lepas dari dukungan dan kepercayaan masyarakat serta kinerja ikhlas dan tuntas Rektor beserta jajarannya. Untuk itu, menjadi vital dan strategis bagi masyarakat dan stakeholder lainnya untuk mengetahui progress, kebijakan pengembangan UIN Mataram hari ini dan target dimasa depan.

Narasumber pertama pada kegiatan ini adalah Prof. Dr. H. Mutawali. M.Ag. Beliau dalam paparannya banyak mengeksplorasi konteks perkembangan dan pengembangan UIN Mataram. UIN Mataram sedang berproses menuju kampus lebih baik. Dalam perkembangannya sebagai salah satu identitas keilmuan, UIN Mataram mengembangkan keilmuan integratif, yaitu mengintegrasikan, menginterkoneksikan dan menginternalisasikan berbagai disiplin keilmuan.

Endingnya nanti kita akan memiliki fakultas kedokteran yaitu keilmuannya mengintegrasikan keilmuan keagamaan dan medis. Sehingga kedepan dokter kita tidak hanya mumpuni pada keilmuan medis, tetapi memberikan optimisme sehat secara spiritualitas, tegas Mutawali.

Selain itu, Narasumber juga menjelaskan tentang progress pembangunan 9 gedung beserta 5 gedung yang dalam tahap renovasi. UIN Mataram mengajak semua mitra strategis agar dapat bekerjasama dalam memanfaatkan fasilitas gedung yang dimiliki, baik sebagai pusat pelatihan, pusat laboratorium, wedding ceremony atau agenda lainnya.

Banyak masukan dari peserta sosialisasi, mereka berharap agar UIN Mataram memiliki keunikan diantaranya screen touch yang kemudian menjadi ikon baru yang dapat menarik minat mahasiswa kuliah di UIN Mataram. UIN Mataram juga perlu membuat field study keluar negeri, tidak hanya dosen tetapi juga mahasiswa sehingga memperoleh keilmuan yang integratif kata salah satu peserta.

Narasumber kedua disampaikan oleh Bapak Arlik Arnastoto, ST.,M.Si, GM ES Education Management service PT Telkom (Tbk). Kepiawaiannya dalam menyampaikan rasionalisasi edukasi kontekstual membuat peserta terhipnotis untuk bagaimana memanfaatkan IT dalam pengembangan Sumber daya Manusia di era revolusi industri. 4.0. kedepan UIN Mataram akan lebih maju dan menasional dengan kampus lainnya (ahyar@humas).

%d blogger menyukai ini: